Pemudik Awas Bahaya, BMKG Siaga Cuaca Ekstrem-Sinar UV Tinggi di sini

1 week ago 5

Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Musim libur Lebaran 2025 mendekat. Mulai hari ini, ASN sudah bisa memanfaatkan mekanisme kerja dari mana saja alias work from anywhere (WFA) dan sejumlah sekolah, terutama di Jakarta, juga sudah meliburkan kegiatan belajar-mengajar sejak tanggal 21 Maret 2025 lalu.

Hal ini demi memberikan waktu lebih fleksibel bagi warga RI yang ingin melakukan perjalanan mudik libur Lebaran. Yang diharapkan bisa mengurai kemacetan musim mudik tidak terkonsentrasi di 1 lokasi dan 1 waktu saja.

Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik atau sekadar berlibur hari ini, Senin (24/3/2025), ada baiknya mengetahui prakiraan cuaca berlaku.

Simak peringatan dan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca hari ini.

BMKG memperingatkan akan adanya potensi cuaca ekstrem yang mengintai sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini karena adanya kemunculan Bibit Siklon Tropis 92S di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur. Kondisi ini, berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

"Berdasarkan analisis per 23 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 92S memiliki kecepatan angin maksimum 25 knots (46 km/jam) dan tekanan udara minimum 1005 hPa," demikian peringatan BMKG yang diunggah di akun Instagram resmi, dikutip Senin (24/3/2025).

"Potensi bibit siklon tropis ini berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan adalah rendah dengan pergerakan ke arah barat - barat daya," tambah BMKG.

Meski kategori rendah, dampak keberadaan Bibit Siklon Tropis 92S ini tetap dirasakan di beberapa wilayah.

  • Berikut wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat akibat adanya Bibit Siklon Tropis 92S:

Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sedangkan wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang, berikut wilayahnya.
Pesisir selatan Banten hingga Jawa Timur
Bali
NTB
NTT.

  • Sementara wilayah yang berpotensi dilanda gelombang laut tinggi, berikut wilayahnya:

Perairan selatan Jawa Barat hingga DI Yogyakarta (1,25 - 2,5 meter)
Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga DI Yogyakarta (1,25 - 2,5 meter)
Laut Sawu (1,25 - 2,5 meter)
Laut Arafura bagian barat (1,25 - 2,5 meter)
Perairan selatan Jawa Timur hingga NTB (2,5 - 4 meter)
Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT (2,5 - 4 meter).

Bibit Siklon Tropis 92S terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 25 knot ( 46 km/jam) dengan tekanan minimum 1005 hPa, dan berada di dalam wilayah pemantauan TCWC Jakarta. (Dok. BMKG)Foto: Bibit Siklon Tropis 92S terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 25 knot ( 46 km/jam) dengan tekanan minimum 1005 hPa, dan berada di dalam wilayah pemantauan TCWC Jakarta. (Dok. BMKG)
Bibit Siklon Tropis 92S terpantau berada di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 25 knot ( 46 km/jam) dengan tekanan minimum 1005 hPa, dan berada di dalam wilayah pemantauan TCWC Jakarta. (Dok. BMKG)

Hati-Hati Panas Mendidih di Lokasi Ini

Tak hanya mewaspadai potensi hujan ekstrem, angin kencang, dan gelombang tinggi akibat kemunculan Bibit Siklon Tropis 92S, BMKG juga memberikan peringatan kepada pemudik akan sejumlah daerah terdampak suhu panas yang berpotensi 'memanggang' RI, terutama di kawasan wisata.

BMKG memprediksi sejumlah kawasan wisata akan mengalami indeks ultra violet (UV) yang cukup ekstrem.

Berdasarkan prediksi harian 24 Maret 2025, berikut wilayah yang diprediksi mencatat indeks UV bahaya sangat ekstrem:

  • Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada pukul 11:00 WITA hingga 13:00 WITA
  • Kepulauan Seribu pada pukul 11:00 WIB hingga 13:00 WIB.

Sedangkan daerah yang akan mencatatkan indeks UV bahaya sangat tinggi diprediksi di wilayah berikut:

  • Labuan Bajo NTT pada pukul 11:00 WITA - 13:00 WITA
  • Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada pukul 10:00 WITA - 11:00 WITA dan 13:00 WITA - 14:00 WITA
  • Kepulauan Seribu pada pukul 10:00 WIB - 11:00 WIB dan 13:00 WIB - 14:00 WIB
  • Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada pukul 10:00 WIB - 12:00 WIB
  • Tanjulng Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten pada pukul 11:00 WIB - 14:00 WIB
  • Pulau Morotai, Maluku Utara pada pukul 11:00 WIT - 14:00 WIT
  • Tanjung Kalayang, Kepulauan Bangka Belitung pada pukul 10:00 WIB - 14:00 WIB
  • Danau Toba, Sumatra Utara pada pukul 11:00 WIB - 12:00 WIB.

Untuk mengurangi dampak suhu panas tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dan disarankan tetap di tempat teduh pada saat matahari terik.Kemudian, gunakan pelindung seperti topi atau payung untuk melindungi kepala dan bagian tubuh atas, kacamata hitam untuk melindungi mata.

Bila perlu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar Ultra Violet (UV), dengan SPF 30+ setiap dua jam setelah berenang atau berkeringat.

[Gambas:Instagram]


(dce)

Saksikan video di bawah ini:

Video: BMKG: Hujan Lebat Masih Ancam Jabodetabek, Waspada Banjir Lagi!

Next Article Ada Bibit Siklon Tropis 96S, BMKG Warning Hujan Lebat-Gelombang Tinggi

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|