Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mendarat dengan selamat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/2/2026) malam WIB.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesawat yang ditumpangi Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mendarat dengan selamat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/2/2026) malam WIB. Albanese menumpang pesawat Royal Australian Air Force warna putih.
Albanese keluar dari pintu pesawat sekitar pukul 19.13 WIB, dengan menuruni tangga. Dia disambut Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani.
Albanese dijadwalkan melakukan lawatan ke Indonesia pada 5–7 Februari 2026 untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto dan menandatangani traktat keamanan bilateral. Menurut Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kamis, kunjungan Albanese atas undangan Presiden Prabowo dan diharapkan menghasilkan dialog produktif untuk meningkatkan kerja sama bilateral.
"Ikatan Australia dengan Indonesia unik dan abadi sebagai tetangga, mitra, dan teman, berkomitmen pada Indo-Pasifik yang aman, stabil, dan makmur," kata PM Albanese.
Traktat Keamanan Bersama Australia-Indonesia yang akan ditandatangani itu mencerminkan kemitraan dan kepercayaan mendalam antara kedua negara, meningkatkan kerja sama hingga tingkat lebih tinggi demi keamanan bersama. "Traktat ini menunjukkan kerja sama pertahanan yang semakin erat dan menegaskan hubungan kita lebih kuat dari sebelumnya," ujar Albanese.
Selain keamanan regional, pertemuan kedua pemimpin akan membahas perdagangan, investasi, pendidikan, dan pembangunan. Australia mencatat meningkatnya permintaan masyarakat Indonesia terhadap produk pendidikan, layanan kesehatan, dan barang konsumsi Australia. Hal itu sejalan strategi ekonomi Australia di Asia Tenggara hingga 2040.

1 month ago
18
















































