Harianjogja.com, JOGJA—Palang Merah Indonesia (PMI) DIY berhasil menghimpun donasi hingga Rp395 juta untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana ini disalurkan secara bertahap melalui jejaring PMI di provinsi terdampak.
PMI DIY juga mengirim 11 personel tim kesehatan, lima unit truk tangki air, serta 200 kantong darah untuk mendukung penanganan darurat di lapangan. Penggalangan donasi terus berlangsung sejak 26 November 2025.
Selain bantuan dana dan logistik, PMI DIY menekankan peran relawan sebagai kekuatan utama dalam misi kemanusiaan. Relawan secara sukarela bekerja siang-malam untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, menjelaskan penggalangan donasi untuk korban bencana Sumatera telah dibuka sejak 26 November 2025. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp395.614.024. Seluruh donasi tersebut akan disalurkan melalui PMI di masing-masing provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Penggalangan dana masih terus berjalan. Seluruh dana yang terkumpul akan ditransfer ke PMI di masing-masing provinsi terdampak. Selain bantuan dana, PMI DIY juga mengirimkan dukungan berupa 11 personel tim kesehatan, lima unit truk tangki air, serta bantuan darah sebanyak 200 kantong,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2025).
Ia menegaskan kekuatan utama PMI berada pada para relawan yang dengan tulus mengabdikan diri untuk membantu masyarakat. “Tanpa relawan, PMI tidak akan dapat menjalankan tugas kemanusiaannya,” paparnya.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengapresiasi kepedulian dan upaya PMI DIY dalam menggalang solidaritas masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Sumatra. Ia berharap donasi yang telah terkumpul dapat segera disalurkan secara proporsional kepada tiga provinsi terdampak melalui jejaring PMI yang telah ada di masing-masing daerah.
“Terkait bantuan bencana Sumatra, PMI memiliki jaringan anggota di berbagai wilayah. Donasi yang terkumpul ini agar dapat segera disalurkan dan dibagi secara proporsional untuk tiga provinsi terdampak,” kata dia.
Sri Paduka berharap PMI DIY tetap konsisten menjalankan perannya sebagai organisasi sosial kemanusiaan yang aktif mengedukasi dan melayani masyarakat. Ia berharap anggota PMI DIY selalu prima dan siap untuk menjalankan tugas kemanusiaan.
Melalui penggalangan donasi dan pengiriman tim kemanusiaan, PMI DIY menunjukkan peran penting relawan dan masyarakat dalam merespons bencana banjir di Sumatera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































