Taman Gedung Sate di Jalan Diponegoro Nomor 22 Kota Bandung resmi mulai dibuka untuk umum pada Selasa (31/12) siang (Ilustrasi Taman Gedung Sate Bandung)
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku kaget sejumlah ruas jalan di Kota Bandung ditemukan kotoran manusia. Akibatnya, para wisatawan atau pejalan kaki mengeluhkan aroma tidak sedap di jalan-jalan tersebut.
Saat keramaian wisatawan di momen liburan beberapa waktu lalu, selain mengamankan keramaian, ia menyebut pihaknya menerima aduan jalanan yang bau tidak sedap. Setelah dilakukan patroli, ditemukan banyak kotoran manusia.
"Ada satu aduan komplain, jalanan bau tidak sedap, setelah dilakukan patroli ternyata ditemukan pojokan jalan, banyak kotoran manusia," ucap dia belum lama ini.
Ia mencontohkan pojokan ruas jalan yang ditemukan kotoran manusia seperti di Jalan Wastukencana, Braga, Taman Vanda. Dengan kondisi itu, pihaknya akan menertibkan tunawisma dan manusia kardus.
"Hal pertama kita lakukan dilakukan operasi penertiban homelles dan manusia kardus," kata dia.
Pihaknya akan melakukan pembersihan selama dua pekan ke depan. Meski mengagetkan, namun, ia mengatakan pendapatan asli daerah selama liburan berhasil meraup di atas target.
"Jadi itu akan kita bersihkan, selama 2 pekan sukses pesta liburan nataru ternyata kita menemukan itu," kata dia.
Ia menambahkan perbaikan dan perawatan khusus bakal dilakukan di 17 ruas jalan di Kota Bandung yang merupakan destinasi wisata.

1 month ago
27

















































