Potensi Zakat Fitrah di Bandung Barat Diperkirakan Tembus Rp60 Miliar

8 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkirakan potensi zakat fitrah di wilayahnya untuk Ramadhan 1447 Hijirah menembus Rp60 miliar. Proyeksi tersebut dihitung dari besaran zakat fitrah Rp40.500 per jiwa dikalikan jumlah penduduk Muslim di KBB yang diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. 

"Kalau dikalikan, potensinya bisa sampai Rp60 miliaran. Tapi kami menargetkan di tahun ini Rp35 miliar," kata Ketua Baznas KBB, Iing Nurdin saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Meski begitu, Iing tak menutup kemungkinan realisasi zakat fitrah di lapangan bisa melampaui target. Pasalnya, tidak seluruh zakat fitrah masyarakat disalurkan melalui Baznas KBB, melainkan juga melalui lembaga pengelola zakat lainnya.

Pada 2025 lalu, Baznas KBB menargetkan Rp29 miliar dan berhasil mencapai angka tersebut. Iing menyebut capaian itu tak lepas dari semakin tertibnya administrasi pelaporan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kecamatan, desa, hingga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

"Kami hanya menerima laporan administrasi. Tidak menerima uang maupun berasnya. Zakat fitrah itu pada akhirnya habis dan dikelola di masyarakat masing-masing," jelas dia.

Iing menjelaskan, pola pembayaran zakat fitrah di KBB menunjukkan perbedaan karakter wilayah. Di kawasan perkotaan seperti Lembang, Ngamprah, Padalarang, dan Batujajar, masyarakat cenderung membayar dalam bentuk uang. Sementara itu, di wilayah selatan KBB, zakat fitrah masih didominasi dalam bentuk beras.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|