Newswire Kamis, 10 September 2026 15:37 WIB

Petugas dari tim SAR gabungan melakukan persiapan untuk melanjutkan operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar perairan Selat Sunda ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Pandeglang, Banten pada Kamis (10/9/2026). Antara/Azmi Samsul M\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk segera mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Instruksi tersebut disampaikan sejak Senin (7/9) malam, setelah rombongan yang sedang meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dilaporkan tidak dapat dihubungi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung mengerahkan kapal untuk melakukan pencarian pada hari yang sama.
"Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI AL langsung mengirim kapal-kapalnya," kata Teddy saat dikonfirmasi ANTARA, Kamis.
11 Kapal Gabungan Dikerahkan
Berdasarkan laporan KSAL, sebanyak 11 kapal gabungan dikerahkan untuk mencari rombongan tersebut.
Kapal yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri atas KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang 1-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, dan KP Sanjaya-7017.
Pengerahan armada tersebut dilakukan setelah keberadaan rombongan tidak diketahui sejak komunikasi terputus pada Senin (7/9).
Seskab Teddy juga menyampaikan doa bagi keselamatan seluruh rombongan. Pemerintah berharap lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
"Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.
Identitas Lima Jurnalis dan Tiga Kru
Lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda pada Senin (7/9).
Lima jurnalis yang berada dalam rombongan itu yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara tiga kru kapal terdiri atas Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.
Mereka sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Komunikasi Terputus Sekitar Pukul 15.04 WIB
Berdasarkan informasi awal, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB.
Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB. Sejak saat itu, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut belum diketahui.
Tim SAR selanjutnya melakukan pencarian dengan mengacu pada titik komunikasi serta lokasi terakhir yang diketahui.
Operasi pencarian dilakukan untuk menemukan seluruh anggota rombongan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































