Rabi AS: Yahudi tak Berhak Atas Tanah Palestina dan Zionisme Selewengkan Taurat

1 week ago 14

Massa menginjak bendera Isarel saat mengikuti aksi solidaritas Indonesia Lawan Genosida, Dukung Palestina Merdeka di Jakarta, Ahad (12/10/2025). Massa aksi mengutuk segala bentuk genosida terhadap warga Gaza yang dilakukan Israel serta menyuarakan kemerdekaan dan gencatan senjata yang permanen di Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK— Rabi Yahudi asal Amerika Serikat Yisrael David Weiss, juru bicara resmi organisasi internasional Neturei Karta, mengungkapkan penolakan terhadap negara Zionis dan pendiriannya di tanah Palestina.

Weiss menegaskan bahwa agama Yahudi yang sejati tidak memberikan hak kepada siapa pun dari kaum Yahudi untuk mendirikan negara di tanah Palestina.

Neturei Karta (NK) adalah kelompok Yahudi ultra-Ortodoks anti-Zionis yang berbasis di Yerusalem dan Barat, didirikan pada 1938.

Mereka berpegang pada interpretasi keagamaan ketat bahwa negara Israel tidak boleh ada sebelum kedatangan Mesias, sehingga mengampanyekan pembubaran damai negara Israel.

Mereka berakar pada keyakinan bahwa pengasingan Yahudi harus dipertahankan hingga Mesias datang

Dalam wawancara daring dari New York dengan Aljazeera, dikutip Senin (23/2/2026), Weiss mengatakan bukan hanya mereka tidak memiliki hak untuk mengambil tanah Palestina atau memperluas wilayah mereka, melainkan kenyataannya adalah Yahudi bahkan tidak diizinkan untuk berada di tanah negara Israel.

“Sejak hari pertama, para rabi kita menentang keberadaan negara ini, dan kita dihargai dengan serangan, pemukulan, dan bahkan pembunuhan."

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|