Rio Ferdinand Sebut VAR 'Konyol' Usai Gol Kontroversial Haaland Bungkam Manchester United

1 hour ago 3

Enzo Fernandez dari Manchester City (kanan) menjatuhkan diri untuk menjangkau bola dijaga oleh bek Manchester United Lisandro Martinez sesaat sebelum Erling Haaland (tidak terlihat dalam foto) mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 0-1 dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Manchester, Senin (14/9/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda Manchester United Rio Ferdinand melontarkan kritik keras terhadap Video Assistant Referee (VAR) setelah gol Erling Haaland menjadi penentu kemenangan Manchester City 1-0 dalam Derby Manchester di Old Trafford, Manchester, Senin (14/9/2026) dini hari WIB.

Ferdinand menyebut keputusan VAR dalam mengesahkan gol tersebut sebagai sesuatu yang "konyol". Ia mempertanyakan penilaian perangkat pertandingan terhadap posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside ketika proses serangan City berlangsung.

Gol kemenangan City bermula dari umpan Josko Gvardiol yang kemudian disambar Haaland. Hakim garis sempat mengangkat bendera karena menganggap terdapat pelanggaran offside. Setelah ditinjau VAR, Haaland dinyatakan berada dalam posisi onside karena kaki Patrick Dorgu membuat posisi penyerang City tersebut tetap legal.

Namun, persoalan lain muncul karena Fernandez juga berada dalam posisi offside. Pemain City tersebut bergerak dan berusaha menjangkau bola dengan sundulan sebelum terjatuh, tetapi perangkat pertandingan menilai tindakannya tidak cukup untuk dianggap mengganggu permainan.

Ferdinand menilai situasi tersebut justru memperlihatkan kelemahan dalam penerapan VAR. Menurut dia, bek United Lisandro Martinez seharusnya memprioritaskan Haaland sebagai pemain yang berada paling dekat dengan gawang, meskipun sang bek mengira penyerang City tersebut berada dalam posisi offside.

"Martinez harus menjaga pemain yang paling dekat dengan gawang, terlepas dari apakah dia yakin pemain itu offside atau tidak," tulis Ferdinand di X.

Ia menilai pemain bertahan harus mengambil keputusan dalam waktu sangat singkat sehingga tidak semestinya dibebani dengan asumsi bahwa lawan berada dalam posisi offside.

"Keputusan harus diambil dalam sepersekian detik. Dia malah menjaga Fernandez—yang kemudian mencoba memainkan bola. VAR benar-benar konyol!" ujar Ferdinand.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|