Pendiri dan bassist band rock Pink Floyd, Roger Waters. Dia berkolaborasi dengan penyanyi Palestina-Amerika Mona Miari untuk mengaransemen ulang lagu legendaris Comfortably Numb.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri dan bassist band rock Pink Floyd, Roger Waters, berkolaborasi dengan penyanyi Palestina-Amerika Mona Miari untuk mengaransemen ulang lagu legendaris "Comfortably Numb". Proyek ini didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada rakyat Palestina dan perjuangan mereka dalam meraih kemerdekaan.
Video musik "Comfortably Numb" yang dirilis pada Rabu (12/6/2026) menampilkan kehancuran di Gaza, Palestina. Sejumlah adegan memperlihatkan hamparan puing-puing besar yang sebelumnya merupakan kawasan permukiman dan blok-blok kota.
Selain itu, video juga menampilkan para penyintas perang yang terus berupaya membangun kembali kehidupan mereka, menunjukkan keteguhan untuk bertahan hidup dan menemukan kebahagiaan di tengah situasi yang sulit. Visual yang ditampilkan juga menggambarkan kisah perlawanan rakyat Gaza dengan bertahan hidup dan eksistensi.
Dalam lagu tersebut, Waters yang kini tampil dengan nuansa lebih sendu menyanyikan bait pembuka dari versi asli "Comfortably Numb". Mona Miari kemudian merespons dalam bahasa Arab dengan lirik yang menggambarkan kehilangan akibat perang.
"Setelah apa yang terjadi, tak seorang pun tersisa. Tak ada kata-kata yang tersisa, apa gunanya bertanya? Semua telah hilang. Rumah, oh rumah tercinta. Malam menjadi sunyi dan runtuh. Oh, rumah tercinta, sampaikan padanya," demikian terjemahan lirik yang dinyanyikan Miari.
Pada bait berikutnya, Waters menyatakan bahwa jeritan rakyat Palestina mampu menjangkaunya hingga New York, melintasi samudra. Sementara itu, Miari menyuarakan harapan dan impian tentang kebebasan bagi rakyat Palestina.

21 hours ago
6









































