Menteri Agama Nasaruddin Umar saat diwawancarai Republika di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
REPUBLIKA.CO.ID,KARAWANG — Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar mengisahkan teladan Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah umat agama lain sebagai contoh toleransi dalam kehidupan berbangsa. Kisah tersebut disampaikan saat kunjungan sekaligus penyerahan bantuan rehabilitasi di Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh, Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).
Menurut Nasaruddin, sikap Rasulullah SAW di Madinah yang memberi perhatian kepada pemeluk agama lain menjadi nilai penting yang perlu terus dirawat di Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.“Itulah gambaran toleransi yang diajarkan Rasulullah SAW. Perhatian beliau kepada pemeluk agama lain begitu besar. Semangat inilah yang harus kita rawat di Indonesia,” ujar Nasaruddin.
Dalam kunjungan tersebut, Nasaruddin juga menyerahkan bantuan perbaikan rumah ibadah senilai Rp 50 juta kepada pengurus Yayasan Sian Djin Ku Poh. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan tempat ibadah yang layak, aman, dan nyaman bagi umat Buddha.
“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk memperbaiki sarana ibadah sekaligus menguatkan program pemberdayaan umat di lingkungan sekitar,”kata dia.
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini menegaskan, negara memiliki tanggung jawab untuk menjamin kebebasan beribadah seluruh warga. Karena itu, ia mengingatkan agar urusan administratif tidak menjadi penghambat pendirian rumah ibadah.
“Kalau ada umat yang ingin beribadah tetapi belum memiliki tempat, kewajiban kita adalah membantu mempermudah izinnya. Jangan sampai niat mendekatkan diri kepada Tuhan terhalang prosedur,”kata dia.

1 month ago
22
















































