Seratusan RT di Jakarta Masih Kebanjiran, Pramono: Karena Hujan di Tangerang

2 weeks ago 12

Warga beraktivitas saat banjir merendam permukiman di kawasan Pulo Raya, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). Banjir setinggi sekitar 30-50 centimeter tersebut terjadi akibat intensitas hujan tinggi pada Jumat (20/2) dini hari yang menyebabkan luapan kali krukut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 127 wilayah rukun tetangga (RT) di Jakarta masih kebanjiran hingga Jumat (20/2/2026) pukul 18.00 WIB. Bahkan, di beberapa wilayah ketinggian air dilaporkan lebih dari 1 meter.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku sudah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk melakukan penanganan. Banjir yang terjadi di Jakarta saat ini dinilai karena curah hujan tinggi di wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel).

"Memang sekarang ini yang terjadi di Jakarta karena curah hujan tinggi di atas, terutama sebenarnya yang daerah Tangerang, Tangerang Selatan, itu memang airnya sebagian mulai masuk ke Jakarta. Itulah yang menyebabkan apa, ada beberapa terjadi genangan," kata dia di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat.

Ia mengaku telah mengerahkan sejumlah pompa untuk mengatasi banjir yang melanda Jakarta. Ia meyakini banjir itu dapat ditangani dengan cepat, mengingat air akan dipompa agar tidak terus menggenangi rumah warga.

"Kami sudah menyiapkan pompa, dan mudah-mudahan tidak berlangsung lama karena ini kan kebetulan lautnya juga tidak mengalami rob, sehingga dengan demikian, airnya bisa segera turun ke bawah," kata Pramono.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|