Simak! Ini Pemenang Schneider Electric Sustainability Impact Award

1 week ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia -Schneider Electric Sustainability Impact Award 2024 memberikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan melalui solusi otomasi bangunan dan industri. Salah satu perusahaan yang membawa pulang gelar juara adalah PT Tri Mitra Otomasi, sebagai juara ketiga tingkat nasional.

Schneider Electric Sustainability Impact Awards mengapresiasi mitra, pelanggan, dan pemasok yang mengadopsi praktik berkelanjutan dengan menerapkan solusi teknologi terbaru serta menjadikan kolaborasi sebagai kunci untuk bekerja lebih cepat. Dengan penghargaan ini, Schneider Electric mengapresiasi mereka yang memiliki komitmen dalam memaksimalkan energi dan sumber daya, serta menginspirasi aksi dalam mencapai tujuan keberlanjutan.

PT Tri Mitra Otomasi dinilai berhasil dalam mengimplementasikan Building Automation System (BAS) di berbagai outlet Mitra10, jaringan outlet bahan bangunan terbesar di Indonesia. Sistem ini memungkinkan pengelolaan energi yang lebih efisien dengan otomatisasi pengendalian pencahayaan dan pendingin udara berdasarkan jadwal dan parameter yang telah ditentukan.

Dengan menggunakan berbagai solusi dari Schneider Electric, PT Tri Mitra Otomasi berhasil mencatat penghematan energi hingga 26% per outlet, dengan Return of Investment (ROI) hanya dalam 4,4 bulan. Implementasi ini telah diterapkan di 10 outlet dari 57 cabang Mitra10.

"Kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi digitalisasi dan otomatisasi guna meningkatkan efisiensi energi, menciptakan smart buildings, dan mendukung industri yang berkelanjutan sejalan dengan evolusi industri 4.0. Untuk itu, kami terus memperkuat keahlian tim engineering kami untuk berkontribusi dalam upaya global mengurangi dampak perubahan iklim, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goal 13 yaitu Climate Action. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas," kata CEO PT Tri Mitra Otomasi, Riyanto Mashan dalam keterangan resmi dikutip Senin (24/3/2025).

Solusi digital yang diterapkan meliputi penggunaan sensor suhu berbasis Modbus serta Schneider Electric Programmable Logic Controller Modicon™ 241 dengan Web Visualization. Dengan teknologi ini, sistem dapat secara otomatis menyesuaikan suhu berdasarkan kondisi aktual, menggantikan metode manual yang sebelumnya dilakukan oleh pengelola outlet. Selain itu, pengawasan dan kontrol dapat dilakukan secara real-time melalui web browser dari perangkat apa pun yang terhubung ke jaringan yang sama.

Keberhasilan proyek ini berkontribusi signifikan terhadap upaya dekarbonisasi, dengan pengurangan emisi CO2 sebesar 270 ton per outlet per tahun. Dengan rencana ekspansi ke lebih banyak cabang, dampak positif terhadap lingkungan diproyeksikan mencapai lebih dari 15.300 ton CO2 per tahun setelah implementasi penuh.

Sementara itu, President Director Indonesia & Timor-Leste, Schneider Electric, Martin Setiawan menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini.

"Keberhasilan PT Tri Mitra Otomasi dalam menerapkan solusi otomasi bangunan yang efisien merupakan bukti nyata bagaimana inovasi dapat berkontribusi terhadap keberlanjutan. Kami bangga dapat mendukung mitra kami dalam mewujudkan transformasi digital dan dekarbonisasi industri di Indonesia," jelas Martin.

Dengan pencapaian ini, PT Tri Mitra Otomasi semakin memperkuat posisinya sebagai mitra utama dalam otomasi bangunan dan industri di Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam upaya global untuk mencapai emisi nol bersih melalui solusi digital yang inovatif. 


(bul/bul)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Schneider Electric Resmikan Innovation Hub Jakarta

Next Article Begini Strategi Program Keberlanjutan & Penerapan ESG PT GNI

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|