Sinergi Foundation Sabet Penghargaan LAZ Pengentasan Kemiskinan Terbaik di BAZNAS Awards 2025

9 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar BAZNAS Awards 2025 pada Kamis (28/8/2025), ajang apresiasi nasional bagi 906 penggerak zakat dari berbagai kategori. Penghargaan diberikan kepada lembaga, kementerian, pemerintah daerah, hingga tokoh perorangan yang dianggap memiliki kontribusi nyata memperkuat gerakan zakat dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor Achmad mengatakan BAZNAS Awards bukanlah sekadar seremoni yang menjual murah penghargaan. Timnya melaksanakan seleksi ketat berdasarkan kiprah dan dampak nyata yang dihasilkan berbagai pihak. 

“BAZNAS Awards bukan ajang menjual murah penghargaan. Ini bukti keseriusan kami menghargai kontribusi yang benar-benar membawa manfaat bagi umat,” ujarnya.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada indikator yang jelas. Indikator tersebut mencakup kepatuhan pelaporan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kinerja Dana Zakat (KDZ), konsistensi pengisian Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) setiap bulan, kualitas publikasi yang mencerminkan transparansi kinerja, serta bukti nyata bahwa program-program yang dijalankan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat.

Penghargaan untuk Sinergi Foundation 

Dalam penghargaan tersebut, Sinergi Foundation membawa pulang salah satu penghargaan bergengsi, yakni 'LAZ Provinsi Pengentasan Kemiskinan Standar BPS Terbaik'. Pada kesempatan ini, Sinergi Foundation mengirimkan dua orang perwakilannya untuk memenuhi undangan di Hotel Mercure Ancol dan menerima piagam penghargaan.

Penghargaan yang diterima Sinergi Foundation tidak lahir secara instan. Sejak berdiri, Sinergi Foundation konsisten berikhtiar menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis data.

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab masalah kemiskinan di akar rumput mulai dari bantuan ekonomi, beasiswa pendidikan bagi anak keluarga dhuafa, suntikan modal untuk UMKM berbasis syariah, hingga program kesehatan untuk masyarakat prasejahtera.

Haidar Junda Rabbani, Kepala Bagian Program Pendistribusian dan Pendayagunaan, yang hadir mewakili Sinergi Foundation menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima lembaga. Sinergi Foundation memastikan setiap langkah di lapangan terdokumentasi dan dapat dipertanggungjawabkan, agar zakat benar-benar melahirkan solusi, bukan sekadar angka di atas kertas.

“Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat kami dalam menjalankan lembaga, karena sejatinya langkah kecil kita bisa membuat dampak yang nyata terlihat bagi sekitar. Di sisi lain, melihat banyaknya kategori yang ada membuat kami sadar bahwa masih banyak PR harus dikejar untuk memberikan dampak (kemaslahatan) yang lebih baik lagi kedepannya,” kata dia.

BAZNAS Awards 2025 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan ratusan LAZ yang tersebar di seluruh Indonesia. Sinergi Foundation memandang kolaborasi lintas sektor ini sebagai kunci agar zakat dapat dikelola lebih profesional, berdampak, dan merata.

Sinergi Foundation percaya bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi instrumen strategis untuk membangun kesejahteraan kolektif. Setiap rupiah zakat harus kembali ke masyarakat dalam bentuk program yang dirasakan langsung manfaatnya. Sinergi Foundation berkomitmen menjaga kualitas data, memastikan transparansi, dan mengintegrasikan pendekatan spiritual, sosial, dan ekonomi dalam setiap langkahnya.

Ke depannya, Sinergi Foundation berniat terus memperkuat kapasitas lembaga, membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas, serta menghadirkan program pemberdayaan yang lebih inovatif dan tepat sasaran. Sinergi Foundation ingin memastikan zakat benar-benar menjadi solusi konkret yang tidak sekadar mengurangi angka kemiskinan di atas kertas, juga menyajikan perubahan yang nyata dalam hidup masyarakat.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|