Tentara IDF Bertumbangan Dihajar Drone Hizbullah di Lebanon

2 hours ago 1

Kendaraan militer Israel bermanuver di sisi perbatasan Lebanon, terlihat dari Galilea Atas di Israel utara, 29 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT – Militer Israel pada Kamis mengakui bahwa seorang tentara tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak yang dilakukan di Lebanon selatan. Menurut laporan Israel, tentara tersebut bertugas di Brigade Golani dan merupakan tentara Israel ketiga yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak dalam beberapa hari terakhir.

Surat kabar Israel Maariv melaporkan bahwa setidaknya 15 tentara terluka dalam beberapa operasi drone Hizbullah yang dilakukan sepanjang hari.

Channel 15 mengatakan dua tentara Israel terluka di sepanjang poros Bint Jbeil setelah serangan pesawat tak berawak yang meledak-ledak, dan satu orang dilaporkan dalam kondisi serius.

Media Israel menggambarkan perkembangan tersebut sebagai “hari sulit lainnya di front utara,” sementara mantan pejabat Komando Utara menggambarkan konfrontasi tersebut sebagai “perang gesekan.”

Sebelumnya pada Kamis, media Israel melaporkan adanya cedera di antara pasukan pendudukan Israel setelah pesawat tak berawak Hizbullah meledak di pemukiman Shomera di Galilea barat. Militer Israel kemudian mengkonfirmasi bahwa 12 tentara terluka setelah drone FPV menyerang posisi militer di pemukiman tersebut.

Menurut pihak militer, drone tersebut menghantam kendaraan lapis baja secara langsung, menyebabkan kebakaran dan menyebabkan ledakan sekunder dari amunisi yang disimpan di lokasi tersebut.

Pihak berwenang Israel mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah drone itu dipandu menggunakan teknologi serat optik, yang menandai penggunaan pertama sistem semacam itu di perbatasan Lebanon.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|