Tiba di Istana, Pengurus MUI Minta Penjelasan RI Gabung Board of Peace

1 month ago 7

Wakil Ketua Umum MUI KH Muhammad Cholil Nafis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis menyatakan, MUI masih menunggu penjelasan Presiden Prabowo Subianto terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Organisasi tersebut bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump untuk pembangunan Jalur Gaza.

Menurut Cholil, MUI bersama organisasi masyarakat Islam lainnya akan melakukan diskusi dengan berbagai tema bersama Presiden Prabowo Subianto, termasuk masalah BoP. Meski begitu, sambung dia, isu yang dibincangkan bisa meluas tidak hanya persoalan luar negeri.

"Mau dialog tentang kepesertaan anggota Indonesia di BoP, Board of Peace. Mungkin nanti juga bisa melebar dengan tema-tema lainnya untuk kebaikan bangsa, termasuk soal bencana barangkali. Tapi tema utamanya soal Board of Peace," kata Cholil saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

Cholil menerangkan, MUI memiliki sikap yang bersumber dari ajaran agama dan konstitusi negara. Menurut dia, Islam sebagaimana tertuang dalam Alquran menolak segala bentuk perbudakan dan penindasan terhadap umat manusia.

Prinsip tersebut juga sejalan dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan. Cholil menjelaskan, saat ini MUI ingin mendengarkan penjelasan Presiden Prabowo terkait dengan alasan bergabungnya Indonesia dalam BoP, sebelum menyampaikan sikap secara resmi.

"Kita ingin mendengar penjelasan dari Pak Presiden, mengapa Indonesia bergabung. Nanti kita tunggu bagaimana penjelasannya Pak Presiden. Nanti kita sampaikan dulu," terang Cholil.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|