Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Buka Hingga 22.00 WIB, Urai Arus Balik

3 hours ago 2

Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Buka Hingga 22.00 WIB, Urai Arus Balik Potret Gerbang Tol Purwomartani pada Selasa (24/3/2026) malam. - Harian Jogja // Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Operasional fungsional Gerbang Tol (GT) Purwomartani resmi diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB guna menghadapi lonjakan volume kendaraan pada sisa periode arus balik Lebaran 2026. Kebijakan strategis ini diambil sebagai solusi untuk memecah penumpukan arus lalu lintas yang terus meningkat di sepanjang jalur arteri utama Jogja-Solo.

Sejak mulai difungsionalkan pada 16 Maret 2026, jam operasional GT Purwomartani awalnya hanya dibatasi dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, dinamika di lapangan memaksa otoritas terkait melakukan penyesuaian bertahap, mulai dari perpanjangan hingga pukul 20.00 WIB pada Senin (23/3/2026), hingga akhirnya diputuskan untuk melayani pemudik sampai pukul 22.00 WIB sejak Selasa (24/3/2026).

Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa'at, menegaskan bahwa penambahan durasi operasional di GT Purwomartani ini akan terus diberlakukan hingga 29 Maret 2026 mendatang. “Sampai dengan 29 Maret dibuka hingga pukul 22.00 WIB,” kata Arie pada Selasa (24/3/2026) malam.

Langkah memperpanjang durasi layanan ini diproyeksikan efektif untuk mengurangi beban kepadatan di jalan raya non-tol. Menurut Arie, saat ini mayoritas pengendara yang hendak meninggalkan wilayah DIY lebih memilih masuk melalui Gerbang Tol Purwomartani sebagai akses utama menuju arah Solo dan sekitarnya.

“Sebagian besar kendaraan memilih masuk GT Purwomartani,” ungkapnya. Data statistik menunjukkan peningkatan arus yang signifikan mulai Selasa (24/3/2026), dengan puncak kepadatan terjadi pada pukul 13.00-14.00 WIB yang menembus angka 1.899 kendaraan dalam satu jam.

Kombes Pol Arie menambahkan bahwa tren peningkatan ini sudah terlihat sejak pagi hari dengan volume kendaraan yang konsisten melampaui angka seribu unit. “Jumlah arus balik memang hari ini terjadi peningkatan sejak pagi tadi sudah melebihi 1.000 kendaraan dan akhirnya jumlahnya bisa lebih dari 1.500 terlihat dari data,” ujarnya.

Humas PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ), Rachmat, menjelaskan bahwa kebijakan perpanjangan waktu fungsional ini merupakan buah koordinasi intensif antara kepolisian dengan pihak JMJ. Instruksi ini bahkan menjadi perhatian khusus dari level pusat untuk memastikan jalur arteri tidak terkunci oleh kepadatan kendaraan.

“Informasi yang saya terima tadi, bahwa betul tadi ada arahan dari Kapolri melalui video call dengan Kapolda DIY tentunya, bahwa meminta untuk di Purwomartani di-standby-kan sampai dengan pukul 22.00 untuk mengurai kepadatan di jalur arteri di Jalan Solo-Jogja,” terang Rachmat saat ditemui pada Selasa (24/3/2026) malam.

Terkait kesiapan infrastruktur di malam hari, Rachmat memastikan segmen Prambanan-Purwomartani telah dilengkapi dengan sarana penerangan yang memadai. Pihak pengelola telah memasang LED Rope Light atau lampu tali di sepanjang jalur untuk membantu visibilitas pengendara saat melintas di luar jam matahari.

Selain faktor penerangan, JMJ juga menyiagakan personel tambahan di jalur fungsional tersebut untuk menjamin keamanan dan kelancaran. Rachmat memastikan jumlah petugas di lapangan sudah mencukupi dan siap siaga di pos masing-masing, terutama di titik-titik krusial jalur fungsional.

“Untuk infrastruktur sendiri dari kemarin sudah kami standby-kan untuk pengamanan di jalur fungsional, seperti memasang tali yang berupa ada lampu-lampu seperti itu. Untuk juga petugas-petugas juga standby di lapangan,” pungkasnya menutup informasi mengenai kesiapan jalur fungsional tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|