Wali Kota Yogyakarta Siapkan Daycare Alternatif untuk Anak Korban Little Aresha

2 hours ago 2

Pertemuan orang tua korban balita daycare Little Aresha dengan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Ahad (26/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan akan mencarikan daycare pengganti bagi anak-anak korban, merespons dampak kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha. Ini dilakukan agar para orang tua tetap dapat bekerja tanpa kekhawatiran.

Langkah ini diambil setelah Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bertemu langsung dengan para orang tua korban di rumah dinasnya pada Ahad (26/4/2026). Hasto menekankan kebutuhan penitipan anak menjadi persoalan mendesak yang harus segera ditangani pemerintah.

"Para orang tua yang bekerja, tentu merasa bingung, bagaimana besok, anaknya mau dititipkan di mana? Jadi daycare pengganti ini menurut kami jadi hal yang penting," kata Hasto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Ahad.

Menurutnya, Pemkot tidak hanya mencarikan solusi cepat, tetapi juga memastikan daycare pengganti memiliki standar keamanan dan kualitas yang baik. "Kami ini akan segera mengidentifikasi daycare-daycare lainnya yang amanah, yang aman, yang baik, yang sehat," ujarnya.

Daycare alternatif ini disiapkan sebagai solusi sementara setelah fasilitas Little Aresha disegel aparat kepolisian pada Jumat, 24 April 2026. Penutupan tersebut membuat puluhan anak kehilangan tempat penitipan secara mendadak.

Selain menyediakan pengganti, Pemkot Yogyakarta juga langsung bergerak melakukan sweeping terhadap seluruh daycare di wilayah kota. Fokus utama adalah memastikan legalitas dan standar operasional, terutama bagi tempat penitipan yang tidak memiliki izin resmi.

"Saya kira kita bisa cek satu per satu sehingga dalam waktu singkat, paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare yang ada di Kota Yogyakarta," katanya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|