106 Penumpang KMP Putri Yasmin Terbakar Berhasil Dievakuasi

4 hours ago 8

Newswire

Newswire Rabu, 12 Agustus 2026 13:07 WIB

106 Penumpang KMP Putri Yasmin Terbakar Berhasil Dievakuasi

Foto tangkapan video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari. ANTARA/Nur Imansyah.\r\n

Harianjogja.com, MATARAM— Sebanyak 106 penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil dievakuasi dengan selamat pada Rabu (12/8/2026). Para penumpang dibawa menuju Pelabuhan Lembar Lombok dan Pelabuhan Padangbai Bali menggunakan sejumlah kapal.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan mengerahkan kapal milik SAR, TNI AL, serta KMP Port Link yang sehari melayani rute Pelabuhan Lembar Lombok dan Padangbai Bali.

"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujarnya, Rabu.

106 Penumpang Dibawa ke Lombok dan Bali

Dari total 106 penumpang yang berhasil dievakuasi, sebanyak 30 orang dibawa menggunakan KMP Port Link menuju Padangbai Bali. Sementara itu, 59 orang dievakuasi menggunakan KN SAR Arjuna 220 ke Pelabuhan Lembar.

Sebanyak 17 penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kapal milik TNI AL dan dibawa menuju Pelabuhan Lembar. Dengan demikian, seluruh 106 penumpang yang berhasil dievakuasi dibawa menuju dua pelabuhan tersebut.

"Para penumpang yang selamat ada di evakuasi ke Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar," terangnya.

Hariyadi mengatakan Kantor SAR Mataram dalam operasi tersebut berkolaborasi dengan Kantor SAR Denpasar yang turut menerjunkan kapal utama KN SAR Arjuna. Tim juga melakukan pemantauan dan pencarian melalui udara menggunakan helikopter dari SGi Air Bali.

"Ya, kami masih fokus melakukan evakuasi sementara," ujarnya.

Kebakaran Terjadi Saat Kapal Menuju Lembar

Insiden kebakaran KMP Putri Yasmin terjadi di perairan Selat Lombok, NTB, pada Rabu dini hari. Kapal tersebut saat itu sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA. Setelah menerima laporan, personel langsung dikerahkan untuk menjalankan proses evakuasi.

Sementara itu, insiden kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA ketika KMP Putri Yasmin masih dalam perjalanan menuju Pelabuhan Lembar.

Banyak Unsur Terlibat Evakuasi

Operasi penyelamatan melibatkan sejumlah unsur untuk mengevakuasi penumpang KMP Putri Yasmin dari perairan Selat Lombok. Selain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, operasi juga melibatkan KMP PortLink II dan KAL Lembar.

Unsur lainnya yang turut terlibat yakni TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht yang melintas, SGi Air Bali, masyarakat setempat, serta pihak terkait lainnya.

Hariyadi menyebut operasi juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Keterlibatan berbagai unsur tersebut dilakukan dalam proses evakuasi penumpang dari KMP Putri Yasmin.

Menurut dia, operasi evakuasi turut melibatkan TNI AL melalui KAL Lembar, Polres Lombok Barat, Polairud, pihak Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, kapal yacht yang melintas, hingga masyarakat nelayan setempat.

Operasi SAR masih difokuskan pada proses evakuasi setelah kebakaran KMP Putri Yasmin dilaporkan terjadi pada Rabu dini hari di perairan Selat Lombok, NTB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|