Jeffrey Epstein, kiri, bersama Donald Trump di perkebunan Mar-a-Lago milik presiden saat ini di Florida pada 1997.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kumpulan dokumen baru yang dipublikasikan Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1/2026) mengungkap detail mengejutkan terkait tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh politik dan ekonomi.
Kumpulan tersebut mencakup 3 juta dokumen terkait dengan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein, serta 2.000 video, dan 180 ribu foto,
Wakil Menteri Kehakiman, Todd Blanche, mengatakan dalam konferensi pers, kumpulan besar berkas yang dipublikasikan pada Jumat tersebut merupakan akhir dari pengungkapan yang direncanakan pemerintahan Presiden Donald Trump berdasarkan undang-undang.
Berkas-berkas investigasi kasus Epstein, yang dituduh mengelola jaringan eksploitasi seksual dan pemerkosaan yang luas dan yang ditemukan tewas di selnya pada 2019, kembali memicu kontroversi di Amerika Serikat setelah sebagian dari berkas tersebut diungkapkan kepada publik.
Berikut ini fakta-fakta seputar skandal terbesar di dunia yang melibatkan tokoh-tokoh terkemuka dalam kasus yang populer dengan sebutan Epstein Files, dikutip dari Aljazeera, Senin (2/2/2026).
Pertama, Gates membantah
Di satu sisi, pendiri dan mantan CEO Microsoft, Bill Gates, membantah tuduhan pemerkosaan dan eksploitasi anak di bawah umur yang disebutkan dalam bocoran itu.
Berkas-berkas baru berisi beberapa email yang mengklaim bahwa Gates mencoba menyembunyikan penyakit menular seksual yang dideritanya dari mantan istrinya, Melinda, setelah Gates diduga menjalin hubungan dengan beberapa wanita Rusia.
Seorang juru bicara Gates mengatakan kepada BBC, tuduhan ini tidak benar dan konyol dan menegaskan Gates tidak ada hubungannya dengan tuduhan tersebut.

1 month ago
20

















































