Alasan Timur Tengah Kaya Minyak Terjadi Jutaan Tahun Lalu

9 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia -  Negara-negara di Timur Tengah dikenal sebagai negara yang kaya minyak. Kenyataannya padahal hanya separuh dari cadangan minyak dunia berlokasi di wilayah tersebut.

Timur Tengah menyumbangkan 30 persen dari produksi minyak bumi global dan 17 persen gas bumi. Pemasok utamanya adalah Arab Saudi, Iran, dan Irak. Negara-negara lainnya yang luas wilayahnya lebih kecil juga memproduksi minyak dalam skala besar, tetapi kecil dibanding tiga negara tersebut.

Namun, produsen minyak bumi terbesar dunia bukan negara Timur Tengah. Kini, Amerika Serikat adalah negara produsen minyak terbesar. Adapun, negara dengan cadangan minyak paling besar adalah Venezuela.

Keunggulan Timur Tengah adalah cadangan minyak yang mudah diakses karena terkubur di sedimen yang dangkal. Oleh karena itu, 50 persen dari cadangan minyak "yang bisa disedot" di dunia ada di Timur Tengah.

Selain itu, minyak yang terkubur di Timur Tengah dikategorikan sebagai "light and sweet" sehingga jauh lebih mudah diproses dibanding minyak yang ada di kedalaman bebatuan Venezuela yang "padat dan lengket."

Alasan Timur Tengah menyimpan cadangan minyak besar dan mudah diakses dibanding wilayah lain di Bumi adalah sebuah perairan purba yang bernama Samudra Tethys.

Sekitar 250 hingga 50 juta tahun silam, wilayah Timur Tengah adalah perairan yang terkurung oleh dua benua purba bernama Gondwana dan Lurasia. Samudra Tethys adalah perairan tropis yang dipenuhi oleh makhluk hidup seperti plankton, terumbu karang, ikan, cephalopods, dan reptil laut bernama ichthyosaurs.

Ketika pelat tektonik Bumi bergeser, pelat Afrika dan Arab menubruk pelat Eurasia. Tubrukan yang terjadi dengan sangat perlahan ini membuat Samudra Tethys menyusut kemudian tertutup. Laut pun terkubur dan menjelma menjadi kuburan raksasa.

Minyak mentah adalah produksi dari proses yang terjadi selama jutaan tahun. Alga, plankton, dan organisme laut lainnya yang terkubur di bawah sedimen di Timur Tengah dan Teluk Persia ditempa oleh panas, tekanan, dan waktu. Hasilnya, energi Matahari yang diserap oleh organisme tersebut selama miliaran tahun bertransformasi menjadi hidrokarbon berbentuk cair dan gas.

Tambang minyak pertama di Timur Tengah adalah sebuah ladang minyak di bagian barat daya Iran. Eksplorasi di wilayah bernama Masjid Suleiman berhasil menemukan minyak pada 1908.

Kini, konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Iran membuat harga minyak dunia terus merangkak naik.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|