AMSI-UAJY Kolaborasi Bangun Ekosistem Media Sehat

7 hours ago 4

AMSI-UAJY Kolaborasi Bangun Ekosistem Media Sehat AMSI dan UAJY bangun kolaborasi untuk perkuat ekosistem informasi kredibel di tengah banjir informasi digital. - Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA— Upaya menjawab krisis kredibilitas informasi di era digital mulai diperkuat melalui kolaborasi antara dunia akademik dan media, setelah Asosiasi Media Siber Indonesia menandatangani kerja sama dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada Jumat (10/4/2026) di Auditorium Kampus 4 UAJY, diwakili Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, dan Rektor UAJY, Sri Nurhartanto. Kegiatan ini juga dirangkai dengan kuliah umum bertema kekuatan profesi jurnalis di era digital.

Rektor UAJY menilai derasnya arus informasi justru memunculkan kebingungan di tengah masyarakat dalam menentukan mana informasi yang dapat dipercaya. “Kami sangat mendukung media untuk menyajikan berita yang tajam, terpercaya, objektif, dan independen,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, kampus membuka akses luas bagi media untuk memanfaatkan sumber daya akademik, mulai dari pakar hingga hasil riset dosen dan sivitas akademika agar kualitas informasi yang disajikan semakin kuat.

Di sisi lain, Wahyu Dhyatmika menyebut kerja sama ini menjadi momentum penting untuk membangun kerangka kolaborasi yang memberi manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Menurutnya, keresahan publik terhadap kredibilitas informasi di ruang digital tidak bisa diabaikan.

Ia menilai masyarakat saat ini “haus” akan informasi berbasis riset yang mampu menjawab persoalan nyata, seperti pengelolaan sampah, isu lingkungan, hingga dampak kerusakan biodiversitas. Namun, selama ini hasil pemikiran kampus masih terbatas di lingkup akademik dan belum tersampaikan secara luas.

“AMSI memiliki anggota lebih dari 500 media online di 28 provinsi. Kami berharap AMSI dapat menjadi jembatan yang menyambungkan kekayaan informasi dari kampus kepada masyarakat luas,” ujar Wahyu.

Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model percontohan bagi kerja sama serupa di berbagai daerah, guna memperkuat ekosistem informasi yang sehat dan berbasis data.

Dari sisi akademik, Departemen Ilmu Komunikasi UAJY menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga eksistensi media. Ketua Departemen, Mario Antonius Birowo, menyebut mahasiswa perlu dibekali kemampuan berpikir kritis terhadap informasi, terutama di tengah perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan.

“Kami percaya bahwa media harus tetap ada dan relevan. Oleh karena itu, tugas utama kami adalah meyakinkan kembali generasi ini agar terlibat aktif dalam menjaga ekosistem media agar tetap eksis,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Teknobiologi UAJY, Ign Pramana Y, menyoroti pentingnya peran media dalam mengangkat isu biodiversitas. Ia menilai masih banyak informasi yang kurang tepat karena pemilihan narasumber yang tidak sesuai.

Menurutnya, isu keanekaragaman hayati memiliki dampak besar terhadap keseimbangan ekosistem dan ketahanan pangan, sehingga perlu disampaikan secara akurat kepada publik.

Melalui kerja sama ini, UAJY dan AMSI juga mendorong peningkatan kompetensi jurnalis melalui pelatihan serta kegiatan lapangan di wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, agar kualitas pemberitaan semakin berbasis data dan riset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|