Antisipasi Abu Vulkanik, Bandara Halim Juga Ditutup, AirNav: Akan Dibuka Jam Sepuluh Pagi

2 weeks ago 37

Petugas Pertamina AFT Halim Perdanakusuma bersiap melakukan pengisian Avtur ke tangki pesawat komersial di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu (25/02/2026)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — AirNav Indonesia menutup sementara ruang udara Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Ahad (6/9/2026). Penutupan dilakukan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengatakan, penutupan ruang udara Halim dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan. AirNav terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik yang bersifat dinamis.

"Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan," kata Hermana di Jakarta, Ahad (6/9/2026).

Penutupan ruang udara Halim ditetapkan melalui NOTAM A3345/26 (NOTAMN) sejak pukul 07.20 WIB. AirNav memperkirakan ruang udara tersebut dapat kembali dibuka pada pukul 10.00 WIB dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik.

Selain Halim, AirNav juga menutup sementara ruang udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Radin Inten II. Ruang udara Soetta ditutup sejak pukul 04.52 WIB dan diperkirakan dibuka kembali pukul 09.30 WIB.

Adapun ruang udara Radin Inten II ditutup sejak pukul 04.18 WIB dan diperkirakan dibuka kembali pukul 08.00 WIB. Ketiga penutupan tersebut merupakan bagian dari langkah keselamatan penerbangan menghadapi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|