ASITA Prediksi Wisman ke Papua Meningkat 25 Persen pada 2026

3 weeks ago 15

Wisatawan asing asal Belanda Iris Uijttewaal (kanan) berfoto bersama wisatawan asing lainnya dan anak-anak Arborek usai mengajar Bahasa Indonesia di Kampung Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (27/10/2021). Selain membuka penginapan dan wisata kelas dunia, Kampung Arborek melalui Yayasan Barefoot membuka kelas mengajar bagi wisatawan asing dan warga setempat seperti kelas Bahasa Indonesia, kelas Bahasa Asing, kelas sains, kelas diving profesional dan kelas berenang sebagai salah satu alternatif wisata berkelanjutan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Papua memprediksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bumi Cenderawasih bakal mengalami peningkatan 20-25 persen pada 2026. Hal itu terlihat dari masuknya pemesanan paket wisata yang sudah ada untuk tujuh sampai delapan bulan ke depan.

Ketua ASITA Papua Iwanta Peranginangin  mengatakan kondisi itu menunjukkan minat wisatawan asing terhadap berbagai destinasi wisata di Papua masih cukup tinggi dan stabil. "Dengan tren ini maka menjadi sinyal positif bagi pelaku industri pariwisata daerah yang dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya memulihkan sektor wisata," katanya di Kota Jayapura, Jumat (14/2/2026).

Menurut Iwanta, tujuan kunjungan wisman umumnya masih didominasi destinasi berbasis alam dan budaya yang memiliki keunikan serta keaslian yang sulit ditemukan di wilayah lain. Wisman juga tertarik dengan keindahan alam Papua.

"Paket wisata yang paling diminati wisatawan asing antara lain kawasan Raja Ampat di Sorong, Lembah Baliem, serta wilayah pegunungan dan objek wisata alam lain yang menawarkan panorama eksotis dan pengalaman budaya lokal," ujarnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|