Bentrok Hebat Antara Polisi dan Aktivis Pro Palestina Tolak Kunjungan Presiden Israel Herzog

4 weeks ago 17

Wakil Presiden AS JD Vance (kiri) bersama Presiden Israel Isaac Herzog usai pertemuan di kediaman presiden, di Yerusalem, Rabu, 22 Oktober 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDNEY— Kota-kota besar di Australia berubah menjadi arena bentrorkan terbuka antara pasukan keamanan dan ribuan demonstran yang mengecam kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog.

Tuduhan terhadap polisi yang menggunakan kekerasan berlebihan untuk menindas para pengunjuk rasa yang menuntut Herzog diadili atas latar belakang perang genosida di Jalur Gaza.

Pihak berwenang Australia, pada Selasa (10/2/20260, dikutip Aljazeera mendesak agar tetap tenang setelah malam yang berdarah di Sydney dan Melbourne, dua kota terbesar di negara itu.

Aksi ini mengakibatkan 27 orang ditangkap dan penggunaan gas air mata serta semprotan merica untuk membubarkan kerumunan.

Para pengamat menggambarkan kejadian tersebut sebagai yang "terburuk" dalam hal perpecahan masyarakat yang dialami negara itu selama beberapa dekade.

Apa yang terjadi?

Di Sydney, kerumunan yang marah bentrok dengan pengamanan yang ketat. Saksi mata melaporkan bahwa polisi menggunakan kuda untuk menabrak pengunjuk rasa dan menyemprotkan semprotan merica secara acak, yang mengenai wartawan dan aktivis.

Bahkan, serangan polisi juga menimpa kelompok lain, di mana anggota parlemen dari Partai Hijau, Abigail Boyd, mengumumkan dia dipukul langsung oleh petugas, menurut kantor berita Reuters yang mengutip perkataannya. "Saya merasa sangat sakit dan terkejut dengan apa yang terjadi."

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|