BPS Usulkan Bali Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tengah Penyempitan Lahan

1 month ago 21

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan penyempitan lahan panen padi. Sepanjang 2025, produksi padi di Bali tercatat menurun, memicu perlunya langkah strategis dari pemerintah.

Kepala Tim Statistik Pertanian BPS Bali, Sapto Wintardi, menyatakan bahwa meski luas panen sulit ditingkatkan, upaya untuk meningkatkan produktivitas harus digalakkan. "Kami akan berkoordinasi dengan pemda agar meningkatkan produktivitasnya, karena produksi merupakan hasil dari perkalian luas panen dan produktivitas," ujarnya pada Senin (2/2).

Produksi padi sepanjang 2025 mencapai 587,87 ribu ton, turun sebesar 47,61 ribu ton atau 7,49 persen dibandingkan tahun 2024. Pada periode subround tiga (September-Desember 2025), produksi hanya mencapai 199,31 ribu ton, turun 6,99 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan Luas Panen

Penyempitan lahan panen menjadi salah satu penyebab utama penurunan produksi. BPS Bali mencatat luas panen padi sepanjang 2025 seluas 96,44 ribu hektare, menurun 7,09 persen dibandingkan 2024. Alih fungsi lahan untuk pembangunan infrastruktur pariwisata turut berkontribusi pada penyempitan ini, dengan penurunan sekitar 6 ribu hektare sejak 2019 hingga 2024.

"Masalah di Bali adalah semakin sempitnya lahan, karena Bali merupakan ujung tombak sektor wisata," kata Sapto.

Proyeksi 2026

Jika produktivitas tidak ditingkatkan, BPS Bali memperkirakan penurunan produksi padi dan beras akan berlanjut pada awal 2026. Potensi penurunan produksi padi pada Januari dan Februari diperkirakan sebesar 12,05 ribu ton atau 17,48 persen dibanding bulan yang sama di tahun sebelumnya.

Produksi beras sepanjang 2025 juga mengalami penurunan, mencapai 331,53 ribu ton atau turun 26,65 ribu ton dari 2024. Untuk subround tiga, produksi beras turun 8,44 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|