BPW tekankan kehadiran orang tua guna cetak generasi emas 2045.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Federasi Bisnis Profesional Wanita (BPW) Indonesia menegaskan pentingnya kehadiran orang tua dalam proses pendidikan anak usia dini sebagai upaya mencetak generasi emas di tahun 2045, sesuai target pemerintah. Pernyataan ini disampaikan oleh Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd., Presiden BPW Indonesia, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/2).
Dalam pembukaan Starchild Daycare & Preschool di Jakarta, Giwo menyoroti bahwa lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sangat penting untuk perkembangan anak. Dia menekankan bahwa peran orang tua tidak dapat digantikan dan sangat berpengaruh dalam memberikan rasa aman dan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Menurut Giwo, pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang sehat, berakhlak mulia, dan berkarakter baik. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Yuriko Delvita, Direktur Utama Starchild Daycare & Preschool, menjelaskan bahwa lembaga mereka mengadopsi pendekatan pendidikan anak usia dini berkonsep Jepang yang disesuaikan dengan budaya dan nilai-nilai lokal. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, menumbuhkan kemandirian, kemampuan sosial, serta karakter positif sejak dini.
Acara pembukaan ditandai dengan prosesi gunting pita dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Hj. Dwi Ria Latifa, S.H., M.Sc. dan Dra. Halida Nuriah Hatta, M.A., yang memberikan dukungan terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 month ago
18

















































