Bromo Kembali Dibuka, Menpar Ingatkan Wisatawan Jaga Kelestarian

7 hours ago 4

Newswire

Newswire Minggu, 23 Agustus 2026 14:17 WIB

Bromo Kembali Dibuka, Menpar Ingatkan Wisatawan Jaga Kelestarian

Bromo kembali dibuka untuk wisatawan dengan kuota 2.752 orang per hari. Menpar mengingatkan pengunjung menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran. /Istimewa.

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengajak wisatawan dan seluruh pihak menjaga kelestarian kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, setelah destinasi tersebut kembali dibuka pascakebakaran.

Widiyanti mengatakan dibukanya kembali kawasan Bromo harus diikuti dengan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Menurutnya, kelestarian alam menjadi bagian penting dari keberlangsungan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.

“Bromo sudah kembali menerima wisatawan, tetapi kita semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaganya. Menikmati Bromo berarti ikut menjaga Bromo. Jangan sampai kelalaian kita justru merusak alam yang menjadi alasan jutaan orang datang dan mengagumi kawasan ini,” kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dia menegaskan pembukaan kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bukan berarti kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dapat dikurangi. Terlebih, Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diantisipasi.

Wisatawan diminta mengikuti seluruh aturan dan arahan petugas selama berada di kawasan Bromo. Pengunjung juga diimbau menjaga kebersihan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Aktivitas yang perlu dihindari antara lain membuat perapian serta membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat menjadi sumber api.

Widiyanti mengatakan Gunung Bromo bukan sekadar destinasi wisata dan salah satu ikon pariwisata Indonesia. Kawasan tersebut juga merupakan bentang alam penting sekaligus ruang hidup masyarakat Tengger yang memiliki nilai budaya dan lingkungan.

“Pemulihan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemulihan lingkungan. Kita ingin aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat kembali bergerak, namun alamnya juga harus tetap terlindungi. Inilah semangat pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan yang terus kita dorong,” ujarnya.

Bromo Dibuka dengan Kuota 2.752 Wisatawan

Widiyanti menyambut baik pembukaan kembali kawasan wisata Gunung Bromo. Kawasan tersebut mulai menerima kunjungan wisatawan sejak Kamis (20/8/2026) pukul 00.01 WIB.

Pembukaan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi kawasan pascakebakaran yang dilakukan Balai Besar TNBTS.

Meski telah dibuka, kuota kunjungan tetap dibatasi sebanyak 2.752 wisatawan per hari. Wisatawan juga diminta memesan tiket melalui kanal resmi serta mengikuti informasi terbaru dari Balai Besar TNBTS.

“Kami menyambut baik dibukanya kembali kawasan wisata Gunung Bromo. Ini menjadi kabar baik bagi wisatawan, sekaligus bagi masyarakat dan seluruh pelaku usaha pariwisata yang aktivitas ekonominya bergantung pada ekosistem pariwisata Bromo,” katanya.

Kembali dibukanya kawasan Bromo diharapkan turut memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku usaha yang terdampak penutupan antara lain pengemudi jip, pemandu wisata hingga pelaku UMKM.

Kementerian Pariwisata juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata untuk mendukung pemulihan aktivitas wisata. Koordinasi dilakukan sekaligus untuk memastikan wisatawan memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi dan ketentuan kunjungan di destinasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|