Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, memperjuangkan pemulihan 22 ribu hektare tambak dan sawah pascabencana, didukung oleh kunjungan menteri ke lokasi.
Bupati perjuangkan pemulihan 22 ribu hektare tambak rusak.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, yang dikenal sebagai Ayah Wa, berkomitmen memperjuangkan pemulihan 22 ribu hektare tambak dan lahan pertanian yang terdampak bencana. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat yang terimbas.
Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyatakan bahwa Ayah Wa telah menyampaikan data kerusakan lahan produktif tersebut kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Perdagangan Budi Santoso. Pertemuan ini berlangsung di lokasi terdampak banjir di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu.
Menurut Muntasir, terdapat 10.684 hektare tambak dan 11.929 hektare sawah yang rusak akibat banjir dan material lumpur. "Pak bupati sangat berharap kehadiran Menko Pangan, Menteri KKP, dan Menteri Perdagangan dapat memberikan intervensi kebijakan yang cepat. Beliau meminta bantuan revitalisasi segera pada tambak dan sawah agar masyarakat bisa kembali berproduksi," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, para menteri juga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta kepada nelayan terdampak di Desa Lancok sebagai bentuk penanganan darurat. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap sinergi lintas kementerian mampu menstabilkan pasokan pangan daerah dan mempercepat perbaikan infrastruktur pertanian serta perikanan.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, jajaran Forkopimda Aceh Utara, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 month ago
22

















































