
Foto ilustrasi lahan pertanian diguyur hujan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA — Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta atau Jogja pada Minggu (10/5/2026) diprakirakan cenderung berawan dengan potensi hujan lokal yang bisa turun sewaktu-waktu. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut peningkatan kelembapan udara membuat kondisi atmosfer menjadi labil, terutama pada siang hingga sore hari.
Situasi ini perlu menjadi perhatian warga, khususnya yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan. Perubahan cuaca yang cepat berpotensi mengganggu mobilitas harian, termasuk perjalanan kerja, sekolah, hingga aktivitas ekonomi.
Cuaca Jogja Didominasi Berawan
Secara umum, seluruh wilayah DIY diprediksi mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan ringan yang bersifat lokal dan tidak merata. Berikut rincian prakiraan cuaca di lima kabupaten/kota:
Kulonprogo: Udara kabur, suhu 23–29°C, kelembapan 73–96%
Gunungkidul: Cerah berawan, suhu 22–29°C, kelembapan 70–95%
Bantul: Berawan, suhu 23–30°C, kelembapan 68–99%
Sleman: Hujan ringan, suhu 23–30°C, kelembapan 66–96%
Kota Jogja: Hujan ringan, suhu 23–31°C, kelembapan 64–97%
Kondisi ini menunjukkan dominasi awan di hampir seluruh wilayah dengan peluang hujan ringan terutama di Sleman dan Kota Jogja.
Hujan Lokal Mengintai Siang hingga Sore
BMKG menjelaskan, kelembapan tinggi memicu terbentuknya awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam durasi singkat. Meski tidak merata, hujan berpotensi turun tiba-tiba tanpa tanda signifikan.
Pola ini umum terjadi di wilayah tropis seperti Jogja, di mana perubahan cuaca bisa berlangsung cepat dalam hitungan jam.
Waspada Dampak Cuaca
Meski tergolong tidak ekstrem, kondisi ini tetap berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, antara lain:
Genangan air di kawasan perkotaan
Jalan licin yang meningkatkan risiko kecelakaan
Angin kencang sesaat
Potensi longsor di wilayah perbukitan seperti Gunungkidul
Risiko tersebut dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Warga Diminta Adaptif
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca. Penggunaan perlengkapan seperti payung atau jas hujan menjadi langkah sederhana namun penting untuk mengantisipasi hujan mendadak.
Selain itu, pengendara diharapkan lebih berhati-hati karena kondisi jalan dapat berubah cepat saat hujan turun.
Tips Antisipasi Cuaca
Untuk meminimalkan risiko, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat
Periksa kondisi kendaraan sebelum bepergian
Hindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang
Rutin memantau pembaruan cuaca dari BMKG
Cuaca Dinamis, Waspada Tetap Utama
BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jogja masih fluktuatif. Meski tidak ada indikasi cuaca ekstrem, kewaspadaan tetap diperlukan agar aktivitas masyarakat tetap aman dan lancar sepanjang hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































