Darimana 'Pramugari Gadungan' Dapat Seragam dan Atribut Maskapai? Ini Penjelasan dari Batik Air

1 month ago 18

Pesawat maskapai Batik Air terparkir di apron Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (8/8/2022). Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengizinkan maskapai untuk menaikkan harga tiket pesawat yang berkisar 15 persen hingga 25 persen tergantung jenis pesawat karena adanya fluktuasi harga bahan bakar pesawat (Avtur).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pihak maskapai akhirnya angkat bicara terkait  oknum yang berpenampilan menyerupai pramugari (awak kabin) Batik Air dengan menggunakan atribut atau aksesori yang mirip dengan seragam dinas terbang. Corporate Communications Strategic Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, individu tersebut bukan merupakan awak kabin, karyawan, maupun perwakilan resmi Batik Air. 

"Yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kepegawaian Batik Air serta tidak memiliki kewenangan apa pun untuk bertindak atas nama perusahaan," ujar Danang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Danang menegaskan seluruh atribut, perlengkapan, maupun aksesori yang digunakan oleh oknum tersebut bukan merupakan pembagian, inventaris, atau pun perlengkapan resmi Batik Air. Ia menyebut atribut tersebut tidak dikeluarkan dan tidak didistribusikan oleh Batik Air.

"Berdasarkan hasil penelusuran, oknum tersebut tercatat sebagai penumpang yang sah dengan membawa dan menunjukkan boarding pass resmi, namun berpenampilan menyerupai awak kabin Batik Air," sambung Danang. 

Danang menjelaskan, kru Batik Air yang bertugas pada penerbangan rute Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026 telah menjalankan tugas secara sigap dan profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|