Digempur Saudi dan Gembong Separatis Kabur ke UEA, Dewan Transisi Selatan Yaman Resmi Dibubarkan

14 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, HADRAMAUT— Sekretaris Jenderal Dewan Transisi Selatan Yaman, Abdul Rahman al-Subaihi, pada Jumat (9/1/2026) mengumumkan pembubaran dewan dan semua badan serta lembaga utama dan cabangnya, serta penutupan semua kantornya di dalam dan luar negeri.

Dilansir Aljazeera, Jumat (9/1/2026) Al-Subaihi juga mengumumkan dalam pertemuan dengan Badan Presidensial Dewan dan Kepemimpinan Eksekutif di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, upaya untuk mencapai tujuan selatan yang adil melalui kerja dan persiapan untuk konferensi selatan yang komprehensif di bawah naungan Kerajaan Arab Saudi.

Al-Subaie mengatakan, dalam pidato yang disiarkan televisi Yaman, bahwa langkah ini diambil demi masa depan perjuangan selatan dan untuk menjaga perdamaian dan keamanan di selatan dan negara-negara tetangga.

Sambil memuji langkah-langkah dan solusi yang dikeluarkan Riyadh untuk memenuhi kebutuhan rakyat selatan, dia menjelaskan bahwa langkah ini juga diambil sebagai tanggapan atas inisiatif Saudi untuk menyelenggarakan dialog selatan yang komprehensif.

Al-Subaie mencatat bahwa keberadaan dewan tersebut tidak lagi sesuai dengan tujuan pembentukannya mengingat perkembangan terkini, dan menjelaskan bahwa dewan tersebut didirikan untuk melayani kepentingan rakyat selatan dan mewakili aspirasi mereka, bukan sebagai sarana untuk berkuasa atau mengucilkan.

Terlibat dalam dialog

Sekretaris Jenderal Dewan Transisi mengajak warga Selatan untuk bersikap bertanggung jawab dan bekerja mewujudkan aspirasi warga Selatan, serta meminta tokoh-tokoh dan pemimpin yang berpengaruh di Selatan untuk terlibat dalam proses konferensi dialog Selatan yang komprehensif.

Dia juga membantah keterlibatannya dalam keputusan operasi (terakhir) di Hadramaut dan Mahra yang merugikan perjuangan selatan.

Sementara itu, penasihat kantor kepresidenan Yaman, Thabit Al-Ahmadi, mengatakan kepada Aljazeera bahwa keputusan terbaru yang diambil oleh ketua Dewan Transisi, Aidrous Al-Zubaidi, yang melarikan diri ke Uni Emirat Arab, merugikan perjuangan Selatan itu sendiri, dan bahwa keputusan tersebut diambil tanpa berkonsultasi dengan anggota dewan.

Pada 3 Januari lalu, Arab Saudi mengundang semua pihak selatan Yaman untuk berpartisipasi dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Kerajaan untuk menyusun gambaran menyeluruh tentang solusi yang adil untuk masalah selatan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|