Warga beraktivitas saat cuaca terik di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. BMKG memprediksi Indonesia akan memasuki fase El Nino Godzilla, yang berpotensi membuat cuaca semakin panas dan kering dalam beberapa bulan ke depan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan memasuki fase El Nino Godzilla, yang berpotensi membuat cuaca semakin panas dan kering dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi ini membawa risiko kesehatan tertentu yang perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok rentan seperti anak dan lansia.
Dokter sekaligus health coach, dr Kasim Rasjidi, mengatakan udara kering yang dipicu El Nino bisa membuat mukosa saluran napas menjadi kering. Kondisi tersebut kemudian membuat tubuh lebih rentan mengalami batuk, pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, hingga alergi.
"Jadi saluran napas akan mudah iritasi, mengalami sakit. Kita tidak boleh abai, apalagi bagi kelompok rentan harus lebih waspada," kata dr Kasim saat dihubungi Republika, Kamis (9/4/2026).
Selain saluran pernapasan, masyarakat juga berisiko mengalami heat stroke dan dehidrasi. la menjelaskan bahwa tubuh yang kekurangan cairan membuat darah lebih kental sehingga aliran darah terganggu, terutama pada suhu tinggi. Risiko ini meningkat bagi orang yang menggunakan obat tekanan darah atau obat diabetes.
Kekeringan dan panas ekstrem juga meningkatkan risiko infeksi virus, bakteri, dan parasit. Dokter Kasim mengatakan kebersihan lingkungan menjadi faktor penting.
"Pengelolaan sampah dan sanitasi rumah harus diperhatikan untuk mencegah infeksi, terutama pada masa kekeringan," kata dia.
Untuk mencegah berbagai penyakit tersebut, dr Kasim mengingatkan untuk menjaga kecukupan cairan dan elektrolit. la menyarankan menghindari minuman yang memperbanyak buang air kecil seperti teh dan kopi, serta rutin mengonsumsi buah dan sayur kaya air, seperti semangka, timun, dan daun selada.

4 hours ago
3













































