Harianjogja.com, JOGJA—Google Maps AI Nano Banana dikabarkan segera hadir dan memungkinkan pengguna mengubah tampilan Street View menjadi karya visual artistik. Integrasi kecerdasan buatan ini disebut akan membawa pengalaman eksplorasi digital ke level yang lebih kreatif dan imajinatif.
Kabar tersebut pertama kali mencuat seusai temuan dari Android Authority yang mendapati sejumlah baris kode dalam versi terbaru aplikasi Google Maps pada Kamis (26/2/2026). Temuan code strings itu mengindikasikan Google tengah menyiapkan fondasi teknis untuk menyematkan model AI Nano Banana ke dalam layanan navigasinya.
Street View Bisa Disulap Jadi Lukisan
Melalui fitur ini, pengguna nantinya dapat memberikan prompt tertentu untuk memodifikasi tampilan lokasi di Google Street View. Artinya, suasana jalan biasa bisa diubah menjadi lanskap futuristik atau bahkan disulap menjadi gaya lukisan klasik ala pelukis terkenal.
Sistem disebut akan menyediakan beragam gaya visual, menyerupai fitur penyuntingan kreatif yang sudah lebih dahulu hadir di Google Photos. Dengan begitu, pengguna memiliki keleluasaan menghasilkan konten unik dari lokasi yang dijelajahi secara virtual.
Didukung Gemini 3 Flash
Nano Banana merupakan bagian dari ekosistem Gemini 3 Flash yang dirancang untuk memahami perintah bahasa alami secara presisi. Model ini diklaim memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:
- Konsistensi karakter, menjaga detail objek tetap stabil meski gaya visual berubah.
- Multi-image fusion, mampu menggabungkan beberapa referensi visual menjadi satu komposisi harmonis.
- Integrasi lintas platform, yang sebelumnya telah muncul di Google Lens melalui mode “Create” dengan ikon pisang kuning.
Strategi Besar Google
Meski belum ada tanggal peluncuran resmi dari Google, kemunculan kode pendukung menunjukkan fitur ini kemungkinan tidak lama lagi diumumkan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi memperluas dominasi AI dengan menyematkannya ke dalam layanan populer yang telah digunakan miliaran orang.
Inovasi Google Maps AI Nano Banana berpotensi menjadi alat baru bagi kreator konten di media sosial. Namun, tantangan terbesar adalah memastikan fitur tersebut tidak sekadar menjadi tren visual sesaat, melainkan tetap relevan dan fungsional dalam jangka panjang.
Kehadiran Nano Banana di Google Maps diharapkan menghadirkan pengalaman eksplorasi digital yang lebih personal, artistik, dan interaktif bagi pengguna di seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































