Jumali Minggu, 10 Mei 2026 23:37 WIB

Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Google resmi melakukan pembaruan besar pada fitur AI Overviews agar hasil pencarian terasa lebih manusiawi dan relevan dengan pengalaman nyata pengguna. Pembaruan ini hadir di tengah kritik bahwa jawaban AI selama ini terlalu kaku, dingin, dan kurang memiliki sentuhan personal seperti saran dari manusia sungguhan.
ZDNet melaporkan, lewat pembaruan terbaru, Google memperkenalkan fitur baru bernama Expert Advice. Fitur tersebut memungkinkan AI menampilkan pengalaman dan rekomendasi dari pengguna internet di forum, komunitas daring, hingga media sosial saat seseorang mencari topik spesifik.
Sebagai contoh, ketika pengguna mencari rekomendasi makanan untuk kucing dengan pencernaan sensitif, AI Overviews tidak hanya menampilkan teori umum atau penjelasan medis. Sistem kini juga akan merangkum pengalaman para pemilik kucing yang pernah menghadapi masalah serupa.
Hasil pencarian menjadi lebih personal karena pengguna bisa membaca pengalaman nyata, solusi praktis, hingga rekomendasi produk berdasarkan pengalaman langsung dari komunitas.
Google juga memberikan contoh lain pada pencarian tips fotografi aurora. Dalam fitur baru tersebut, AI dapat mengambil saran teknis langsung dari forum fotografer profesional, termasuk pengaturan kamera dan durasi eksposur yang biasa digunakan di lapangan.
Untuk meningkatkan transparansi, setiap saran yang muncul akan dilengkapi identitas sumber, nama forum, hingga tautan langsung menuju diskusi asli sehingga pengguna bisa mengecek informasi secara mandiri.
Selain menghadirkan fitur “suara manusia”, Google juga merilis empat pembaruan tambahan untuk AI Overviews. Langkah ini disebut sebagai upaya menjawab kekhawatiran media dan kreator konten soal penurunan trafik akibat ringkasan AI.
Salah satu fitur baru adalah prioritas untuk media langganan pengguna. Ketika seseorang mencari berita tertentu, Google akan lebih dulu menampilkan sumber dari media yang sudah dilanggani pengguna.
Google juga mulai menambahkan tautan sumber langsung di dalam ringkasan AI agar pengguna mengetahui asal informasi yang ditampilkan. Dengan sistem tersebut, transparansi dan akurasi informasi diharapkan meningkat.
Pembaruan lainnya berupa rekomendasi sumber tambahan di bawah ringkasan AI. Fitur ini mirip kolom “Baca Juga” yang mengarahkan pengguna ke artikel analisis mendalam atau studi kasus terkait topik pencarian.
Sementara untuk pengguna desktop, Google kini menghadirkan fitur pratinjau tautan atau website preview. Pengguna cukup mengarahkan kursor ke sebuah tautan untuk melihat gambaran isi situs sebelum membukanya.
Dalam pengumuman resminya, Google menyebut pembaruan ini bertujuan membantu pengguna menemukan lebih banyak perspektif asli di internet.
“Dengan meningkatkan visibilitas tautan dan menampilkan suara-suara orisinal, kami membangun AI Search untuk membantu Anda menemukan keragaman web dan menghubungkan Anda langsung dengan sumber yang dicari,” tulis Google.
Pembaruan AI Overviews ini sekaligus menunjukkan arah baru perkembangan mesin pencari berbasis AI: tidak lagi sekadar cepat memberikan jawaban, tetapi juga menghadirkan pengalaman pencarian yang lebih natural, transparan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari pengguna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































