Heboh Sapi Jumbo 1,1 Ton di Dekat Rumah Amien Rais, Ini Faktanya

48 minutes ago 4

Heboh Sapi Jumbo 1,1 Ton di Dekat Rumah Amien Rais, Ini Faktanya

Sapi kurban Idul Adha 2026 di Padukuhan Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (27/5/2026) ist

Harianjogja.com, SLEMAN — Perayaan Idul Adha 2026 di Padukuhan Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman berlangsung berbeda dari biasanya. Seekor sapi kurban berukuran jumbo dengan bobot mencapai 1,1 ton mendadak menyita perhatian warga di sekitar Masjid Fatahillah.

Sapi jenis Simental tersebut diketahui merupakan kiriman dari seseorang berinisial TIW yang berasal dari Jakarta. Meski demikian, identitas lengkap pengirim hingga kini masih belum diketahui secara pasti dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Ketua Takmir Masjid Fatahillah, Muhani, mengonfirmasi kedatangan sapi berukuran tidak biasa tersebut pada Rabu (27/5/2026). Ia menyebutkan, pengirim hanya meninggalkan inisial tanpa keterangan lebih lanjut.

“Iya, ada yang mengirim sapi untuk kurban Iduladha, datang kiriman Sapi jumbo 1,1 Ton berinisial TIW dari Jakarta tapi sapinya dari peternak Boyolali. Pengirimnya hanya bilang dari Pak TIW untuk warga komplek semoga bermanfaat,” jelas Muhani.

Keberadaan sapi jumbo itu langsung menarik perhatian warga. Lokasi masjid yang berada tidak jauh dari kediaman tokoh nasional Amien Rais turut membuat peristiwa ini cepat menyebar dan menjadi perbincangan di lingkungan sekitar.

Muhani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia memastikan sapi telah diterima dan dagingnya didistribusikan kepada masyarakat.

“Kami berterimakasih kepada Bapak TIW atas bantuan sapi ini, sudah kami terima dan kami bagikan. Semoga diberi kesehatan dan kelancaran,” ungkapnya.

Besarnya ukuran sapi berdampak langsung pada jumlah daging kurban yang dihasilkan. Ketua RT 01 Padukuhan Gejayan, Lilik Prabowo, memastikan seluruh warga mendapatkan bagian tanpa terkecuali, termasuk warga non-Muslim.

“Di RT 01 semua kebagian baik warga muslim maupun non muslim. Kemarin kami bagikan 2 kilogram (per kepala keluarga). Di sini total ada 150 KK,” terang Lilik Prabowo.

Tak hanya didistribusikan di lingkungan setempat, sisa daging kurban yang masih melimpah juga disalurkan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah. Panitia mencatat distribusi menjangkau wilayah Kebumen dan Magelang.

Fenomena sapi kurban jumbo ini tidak hanya menjadi perhatian warga sekitar, tetapi juga mencerminkan tingginya nilai kepedulian sosial dalam momentum Idul Adha. Hingga kini, sosok di balik inisial TIW masih menjadi misteri di tengah masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|