REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR, – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, melantik I Gusti Ngurah Eddy Mulya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar di Graha Sewakadarma, Bali, pada Jumat. Pelantikan ini merupakan hasil dari lelang jabatan yang dilakukan sebelumnya.
Dalam acara yang sama, Wali Kota Jaya Negara juga melantik Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari sebagai Kepala Inspektorat Kota Denpasar, beserta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Sebelumnya, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar dan Penjabat (Pj) Sekda Kota Denpasar. Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah yang kosong serta beberapa pejabat lainnya di lingkungan pemerintah kota.
Jaya Negara menekankan pentingnya pelantikan ini untuk memastikan pengisian jabatan yang kosong dapat segera terlaksana, termasuk posisi Kepala Inspektorat dan beberapa jabatan administrator serta pengawas. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja dengan cepat, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi mereka.
"Semoga dengan pelantikan ini, pejabat yang baru dapat bekerja cepat, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi guna mewujudkan pelayanan optimal menuju Denpasar Maju," ujar Jaya Negara.
I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas sebagai Sekda. Ia bertekad untuk membantu mewujudkan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.
"Kami mohon dukungan semua pihak dalam penugasan ini agar semua program prioritas Pemerintah Kota Denpasar dapat berjalan baik dan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana, menyatakan sebanyak 43 orang turut dilantik pada kesempatan ini, yang terdiri dari satu Sekda, satu Inspektur, 22 pejabat administrator, dan 19 pejabat pengawas.
"Pelantikan ini merupakan tugas pengabdian, di mana penetapannya mengedepankan manajemen talenta yang diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi pelayanan publik di Kota Denpasar," ujarnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
1
















































