Ikan hingga Teh Hijau Jadi Makanan Terbaik untuk Kesehatan Otak

1 hour ago 3

Jumali

Jumali Jum'at, 29 Mei 2026 19:57 WIB

Ikan hingga Teh Hijau Jadi Makanan Terbaik untuk Kesehatan Otak

Ilustrasi demensia dan alzheimer. Freepik

Harianjogja.com, JOGJA – Banyak orang lebih fokus menjaga kesehatan jantung atau berat badan dibandingkan kesehatan otak. Padahal, organ vital ini mulai mengalami proses penuaan sejak usia 35 tahun, bahkan sebelum gejalanya terasa secara nyata.

Penurunan produksi energi dan kemampuan regenerasi sel otak dapat memicu gangguan kognitif hingga meningkatkan risiko demensia di masa tua. Kabar baiknya, faktor genetika bukan satu-satunya penentu kesehatan otak.

Dilansir dari Telegraph, Jeremy Spencer, Profesor Biokimia Nutrisi dari University of Reading mengatakan pola makan dan gaya hidup menyumbang pengaruh besar terhadap kesehatan otak. Artinya, kebiasaan makan sehari-hari dapat membantu menjaga fungsi otak tetap optimal seiring bertambahnya usia.

Berikut delapan makanan yang disebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak:

1. Ikan berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan DHA atau asam lemak omega-3 yang menjadi komponen penting struktur otak. Konsumsi ikan berlemak secara rutin dikaitkan dengan daya ingat yang lebih baik dan volume otak yang lebih besar, terutama di area memori.

2. Buah beri

Blueberry, stroberi, dan jenis beri lain mengandung flavonoid tinggi, khususnya antosianin, yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Konsumsi satu hingga dua porsi buah beri disebut dapat meningkatkan performa kognitif dalam waktu singkat.

Namun ada catatan penting: buah beri sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan pisang karena enzim pada pisang dapat mengurangi manfaat flavonoid.

3. Kakao dan cokelat hitam

Kakao mengandung flavanol yang membantu meningkatkan aliran darah ke hipokampus, bagian otak yang berperan dalam memori jangka pendek. Pilih cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi dan minim gula untuk mendapatkan manfaat maksimal.

4. Telur

Kuning telur merupakan sumber kolin yang penting untuk pembentukan asetilkolin, neurotransmiter yang berfungsi mendukung memori dan konsentrasi.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi telur secara rutin dikaitkan dengan risiko Alzheimer's disease yang lebih rendah.

5. Gandum utuh

Rolled oats atau oatmeal menyediakan energi stabil bagi otak karena mengandung karbohidrat lepas lambat dan vitamin B. Makanan ini membantu menjaga fokus tanpa memicu lonjakan gula darah berlebihan.

6. Sayuran hijau

Bayam, kale, dan sawi mengandung nitrat alami yang membantu memperlancar aliran darah ke otak. Konsumsi sayuran hijau setiap hari disebut mampu memperlambat penurunan fungsi kognitif.

7. Kacang-kacangan

Kacang merah, lentil, dan buncis kaya serat yang mendukung kesehatan mikrobioma usus. Kondisi usus yang sehat turut membantu mengurangi peradangan yang berkaitan dengan kesehatan otak.

8. Teh hijau

Green tea mengandung kombinasi kafein dan L-theanine yang membantu meningkatkan fokus tanpa efek gelisah berlebihan. Kandungan antioksidannya juga disebut dapat membantu menurunkan risiko penurunan kognitif.

Selain memilih makanan sehat, menjaga pola hidup aktif dan tidur cukup juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Kebiasaan sederhana seperti memperbaiki pola makan sejak usia produktif dinilai dapat membantu menjaga daya ingat hingga usia lanjut.

Karena itu, mulai sekarang tidak ada salahnya menambahkan ikan berlemak, telur, sayuran hijau, dan teh hijau ke dalam menu harian. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup di masa tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|