Lokasi wilayah Somaliland yang dipisahkan Teluk Aden dari Yaman.
REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Indonesia bersama puluhan negara Arab dan Islam mengecam keras kunjungan pejabat Zionis Israel ke wilayah Somaliland yang baru mereka akui sebagai negara berdaulat.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan bersama antara menteri luar negeri antarkawasan yang meliputi Indonesia dan 21 negara lain beserta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
"Para menteri luar negeri menyampaikan kecaman keras terhadap kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah 'Somaliland' di Republik Federal Somalia pada 6 Januari 2026," menurut pernyataan bersama tersebut, dilansir dari Saudi Press Agency, Jumat.
Indonesia bersama negara mitra merujuk pada pernyataan bersama sebelumnya tertanggal 27 Desember 2025 yang menolak pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland, yang merupakan wilayah negara Somalia.
Para menteri luar negeri mengatakan kunjungan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia serta merongrong norma internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Mereka menyuarakan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan, persatuan, dan keutuhan wilayah Somalia, sembari menegaskan bahwa mendorong separatisme hanya akan memperparah ketegangan di wilayah yang sedang bergejolak.
sumber : Antara

15 hours ago
1

















































