Iran Siap Perang Habis-habisan Jika Ayatollah Ali Khamenei Sampai Terbunuh

1 month ago 17

Seorang pengunjuk rasa memegang poster Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran, Jumat, 20 Juni 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Ahad (18/1/2025) mengeluarkan peringatan bahwa serangan Amerika Serikat (AS) ke negaranya akan memprovokasi sebuah respons keras. Dan jika serangan itu sampai mengakibatkan terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei itu berarti akan "sama dengan perang berskala bersar terhadap bangsa Iran."

Ancaman yang dilontarkan oleh Pezeshkian, seperti dilansir Times of Israel, muncul di tengah petunjuk dari pihak pengadilan Iran yang akan tetap melaksanakan eksekusi terhadap orang-orang yang terbukti sebagai dalang kerusuhan. Pada Ahad, akses internet di Iran sempat diaktifkan namun kemudian kembali diputus total setelah salah satu operator seluler besar di Iran, Irancell dinilai tak patuh atas kebijakan pemutusan akses internet.

Lewat unggahannya di X, Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan, " Sebuah serangan terhadap pemimpin tertinggi kami [Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei] adalah sama dengan sebuah perang berskala besar dengan bangsa Iran." Dalam unggahannya, Pezeshkian juga menyalahkan AS dan sekutunya atas kondisi sulit yang dialami rakyat Iran.

Pernyataan Pezeshkian tak lama setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Khamenei sebagai 'orang sakit' dalam sebuah wawancara dengan Politico. Trump juga mengatakan, "Ini waktunya untuk mencari kepemimpinan baru di Iran."

Meski telah berulang kali menebar ancaman akan menyerang Iran, Trump belakangan menunda aksi militer apapun terhadap Iran. Namun, AS hingga kini terus mengirim aset-aset militer mereka menuju kawasan Timur Tengah, termasuk beberapa kapal induk.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|