Jumali Jum'at, 26 Juni 2026 04:06 WIB

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Grup E masih berlangsung ketat setelah dua pertandingan terakhir grup menghadirkan drama sejak menit-menit awal. Jerman ditahan Ekuador 1-1 hingga turun minum, sementara Pantai Gading unggul 1-0 atas Curacao dalam laga yang digelar secara bersamaan, Jumat (26/6/2026).
Jerman memulai pertandingan melawan Ekuador dengan sempurna. Baru dua menit laga berjalan, Leroy Sane berhasil membawa Der Panzer unggul lebih dulu setelah menuntaskan peluang di depan gawang Hernan Galindez.
Gol tersebut sempat memicu protes pemain Ekuador karena dalam proses serangan terdapat insiden kaki Aleksandar Pavlovic mengenai kepala Pedro Rodriguez. Namun wasit memutuskan permainan tetap berlanjut dan gol Sane disahkan.
Keunggulan cepat itu ternyata tidak bertahan lama. Ekuador yang sebelumnya gagal mencetak gol dalam dua pertandingan awal akhirnya memecahkan kebuntuan mereka di Piala Dunia 2026.
Pada menit kesembilan, serangan balik cepat La Seleccion berhasil diselesaikan Nilson Angulo untuk menaklukkan Manuel Neuer. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Ekuador di turnamen ini setelah sebelumnya kalah tanpa gol dari Pantai Gading dan bermain imbang melawan Curacao.
Stadion New York New Jersey yang dipenuhi sekitar 82.000 penonton bergemuruh menyambut gol bersejarah tersebut. Pendukung Ekuador akhirnya bisa merayakan gol pertama tim mereka di ajang Piala Dunia 2026.
Setelah dua gol tercipta dalam sembilan menit pertama, tempo pertandingan sedikit menurun. Kedua tim bermain lebih hati-hati dan berusaha menghindari kesalahan yang bisa berakibat fatal terhadap peluang lolos.
Jerman masih mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Sebaliknya, Ekuador lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang lawan.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di pertandingan lain yang berlangsung di Stadion Philadelphia, Pantai Gading berhasil mengamankan keunggulan sementara 1-0 atas Curacao.
Gol tunggal pada babak pertama dicetak Nicolas Pepe pada menit ketujuh. Gol berawal dari kesalahan koordinasi lini belakang Curacao yang dimanfaatkan Yan Diomande untuk merebut bola sebelum mengirim umpan mendatar ke depan gawang.
Pepe yang berdiri bebas langsung melepaskan penyelesaian akurat untuk membawa Les Éléphants unggul.
Sebelum gol tersebut tercipta, Curacao sebenarnya sempat mengancam lebih dulu melalui tembakan keras Tahith Chong pada menit ketiga. Namun kiper Pantai Gading, Yahia Fofana, berhasil melakukan penyelamatan penting.
Setelah unggul, Pantai Gading tampil lebih percaya diri dan mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, mereka belum mampu menciptakan banyak peluang berbahaya tambahan.
Curacao sempat meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir babak pertama. Kapten tim Leandro Bacuna beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Pantai Gading, tetapi belum berhasil menghasilkan gol penyeimbang.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Pantai Gading.
Hasil sementara tersebut membuat persaingan Grup E masih sangat terbuka. Jerman dan Pantai Gading sama-sama mengoleksi enam poin dalam klasemen sementara, sedangkan Ekuador berada di posisi ketiga dengan dua poin dan Curacao di dasar klasemen dengan satu poin.
Jika skor ini bertahan hingga akhir pertandingan, Jerman dan Pantai Gading akan melangkah ke fase gugur sebagai dua tim terbaik Grup E. Namun, satu gol saja pada babak kedua berpotensi mengubah seluruh peta persaingan dan nasib tim-tim yang masih memburu tiket ke babak 32 besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































