REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Jagat maya dihebohkan dengan kabar mengenai rencana kegiatan pengobatan alternatif Brahmana Sanjaya di Kantor Bupati Kuningan. Dalam kabar yang beredar, pengobatan itu akan digelar pada 27–29 Januari 2026.
Flyer yang beredar luas di media sosial dan aplikasi perpesanan itu mencantumkan alamat Kantor Bupati Kuningan, lengkap dengan daftar berbagai penyakit yang diklaim dapat disembuhkan serta pendaftaran melalui nomor WhatsApp 0887-0474-0669. Flyer yang tersebar melalui media sosial dan aplikasi perpesanan tersebut mencantumkan alamat Kantor Bupati Kuningan di Jalan Siliwangi Nomor 88. Selain itu, pelaku menjanjikan kesembuhan berbagai penyakit berat, mulai dari stroke, kanker, autisme, epilepsi, hingga gangguan saraf, dengan mekanisme pendaftaran melalui nomor WhatsApp tertentu.
Menanggapi kabar tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Kuningan, Nana Suhendra, menegaskan informasi tersebut adalah hoaks dan tidak pernah mendapatkan izin maupun fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. “Pemerintah Kabupaten Kuningan tidak pernah mengeluarkan izin atau menjalin kerja sama dengan pihak manapun terkait kegiatan pengobatan alternatif yang mengatasnamakan Brahmana Sanjaya di Kantor Bupati. Informasi yang beredar tersebut dipastikan tidak benar,” tegas Nana, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, modus serupa juga telah terjadi di sejumlah daerah lain dan sudah diklarifikasi sebagai hoaks oleh berbagai pemerintah daerah serta lembaga cek fakta, seperti Pemerintah Kabupaten Kediri, Pemerintah Kota Pontianak, dan Jabar Saber Hoaks. “Polanya selalu sama, mencatut lokasi kantor pemerintahan, menjanjikan kesembuhan berbagai penyakit berat, lalu mengarahkan korban untuk mendaftar via WhatsApp dan mentransfer uang,” jelasnya.n lils sri handayani

2 hours ago
1
















































