Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jeremias Rontini, dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, memantau tambang emas ilegal di Kapiraya dari udara.
Kapolda Papua Tengah pakai heli pantau tambang emas ilegal di Kapiraya.
REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA, – Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah, Kombes Pol Jeremias Rontini, bersama Bupati Mimika Johannes Rettob melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Jumat. Pemantauan ini bertujuan memastikan instruksi penghentian aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tersebut dipatuhi.
Rontini menyatakan bahwa selama pemantauan tidak ditemukan aktivitas operasional alat berat di lokasi tersebut. "Saya ingin memastikan bahwa apa yang sudah kami instruksikan itu benar-benar dipatuhi," ujar Rontini.
Pemantauan udara ini dilakukan untuk melihat langsung aktivitas di lapangan dan memastikan tidak ada pelanggaran. Rontini menambahkan bahwa sosialisasi kepada masyarakat masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah Mimika, Deiyai, dan Dogiyai. Setelah sosialisasi, hasilnya akan dilaporkan kepada Gubernur Papua Tengah untuk menentukan langkah selanjutnya.
Rontini juga mengingatkan masyarakat yang bersengketa agar tidak memobilisasi massa atau memprovokasi lainnya untuk masuk ke wilayah sengketa. Saat ini, aparat kepolisian dari Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua melakukan penyekatan di wilayah tersebut.
"Tidak ada penambahan pasukan. Personel Brimob yang ada berjumlah 65 orang dan akan melakukan pengamanan hingga situasi kondusif," tambah Rontini. Penyekatan dilakukan di wilayah bagian atas, tengah, dan bawah untuk mencegah aktivitas ilegal.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
1

















































