REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong telah memetakan dan menyiapkan sejumlah lokasi sasaran untuk program Karya Bhakti TNI skala besar yang akan digelar pada Oktober mendatang. Program ini akan menyasar wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong dengan fokus utama pada pembukaan jalan dan renovasi rumah warga.
Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada di Rejang Lebong, Jumat, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi bersama Danrem 041/Garuda Emas Bengkulu dan jajaran Forkopimda di tiga kabupaten teritorialnya.
"Hari ini kami bersama Forkopimda Lebong, Kepahiang, dan Rejang Lebong melaksanakan video conference dengan Danrem 041/Garuda Emas untuk menindaklanjuti rencana kegiatan Karya Bhakti Skala Besar TNI yang digagas pimpinan TNI," kata Agung Lewis Oktorada.
Kolaborasi dan Sumber Pembiayaan
Program yang melibatkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini didukung oleh pembiayaan gabungan. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pemerintah pusat melalui Kementerian Desa (Kemendes) dan Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD).
Kegiatan ini menyasar pembangunan infrastruktur fisik dasar maupun bantuan sosial non-fisik. Adapun pekerjaan fisik dalam kegiatan ini mencakup pembukaan jalan, pembuatan sumur bor, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan pembangunan jembatan. Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyaluran bantuan alat bantu disabilitas seperti kaki palsu dan kursi roda.
Usulan Prioritas dari Tiga Kabupaten
Bupati Lebong Azhari mengapresiasi program ini di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten Lebong memprioritaskan penuntasan sisa 7,4 kilometer pembukaan jalan menuju Desa Sungai Lisai sebagai wilayah terluar.
"Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan karya bhakti dari Mabes AD ini agar Desa Sungai Lisai segera terhubung dengan desain lain. Selain usulan jembatan dan sumur bor, kami juga menyiapkan lahan sekitar 100 hektare untuk lokasi pembangunan markas Yon TP," ujar Azhari.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh dalam kesempatan itu mengusulkan prioritas peningkatan struktur jembatan sepanjang 10 meter yang menghubungkan Desa Cinto Mandi menuju Desa Langgar Jaya, Kecamatan Bermani Ilir.
Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja mengajukan pembangunan fasilitas sumur bor, sarana MCK/jambanisasi, rehabilitasi jembatan, serta perbaikan rumah ibadah. "Di tengah efisiensi anggaran saat ini, sinergi karya bhakti skala besar ini sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat," kata Hendri.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

5 hours ago
3
















































