Komitmen Sejahterakan Pendidik, Kemendikdasmen Salurkan TPG Bulanan kepada Guru ASN

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Realisasi pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) per bulan merupakan komitmen Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan kepastian pencairan tunjangan. Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani mengatakan  kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah atas profesionalisme dan kinerja guru.

“Penyaluran tunjangan secara bulanan merupakan bentuk penghargaan pemerintah atas kinerja dan profesionalisme guru. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan guru, sehingga mereka dapat lebih fokus menjalankan peran utamanya sebagai pendidik,” ujar Nunuk.

Ia menambahkan, pemerintah berharap tunjangan yang diterima dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas diri. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005.

“Kepada seluruh guru yang telah bersertifikat pendidik, pemerintah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan guru. Kami mengajak para guru untuk terus menunjukkan kinerja terbaik, meningkatkan kompetensi, dan menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan yang bermutu hanya dapat terwujud melalui peran guru yang profesional dan berdedikasi,” kata dia.

Anggaran Rp 72 Triliun untuk TPG

Untuk tahun 2026, Kemendikdasmen memproyeksikan anggaran Tunjangan Profesi Guru ASN sebesar Rp 72,2 triliun. Hingga akhir Januari 2026, Kemendikdasmen telah merekomendasikan penyaluran TPG bulan Januari bagi 1,2 juta guru ASND ke Kementerian Keuangan. Waktu masuknya dana ke rekening masing-masing guru menyesuaikan dengan tahapan penyaluran yang berlaku.

Endah Wahyuningsih, Guru SDN Pehwetan 1 Kediri, salah satu guru yang telah menerima TPG per bulan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terealisasinya kebijakan tersebut.

“Sebagai guru, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Ibu Dirjen GTKPG Nunuk Suryani yang telah memenuhi janji pencairan TPG per bulan. Kebijakan ini sangat kami rasakan manfaatnya dan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru,” ungkap Endah.

Sementara itu, Zulianti, Guru TK Negeri Pembina Bantul, mengungkapkan kegembiraannya dengan penyaluran TPG setiap bulan. Menurut dia, kebijakan baru ini tidak hanya membantu dari sisi kesejahteraan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan semangat dan kinerja.

“Rasanya ada penghargaan yang lebih terasa atas usaha dan kerja yang dilakukan secara berkelanjutan. Semoga ke depan, kebijakan baik seperti ini bisa terus dipertahankan karena benar-benar memberikan manfaat bagi penerimanya,” ujar Zulianti.

Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) GTKPG memastikan penyaluran TPG dilakukan melalui sistem yang terintegrasi dengan data pendidikan nasional guna menjamin transparansi, akurasi, dan ketepatan sasaran. Koordinasi terus dilakukan lintas kementerian dan lembaga agar proses pencairan berjalan lancar di seluruh wilayah.

Guru penerima tunjangan diimbau untuk memastikan data kepegawaian, pemenuhan beban kerja, serta rekening bank dalam kondisi aktif dan sesuai agar tidak mengalami kendala teknis dalam penyaluran tunjangan.

Ke depan, Kemendikdasmen akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan tunjangan guru secara menyeluruh. Upaya ini merupakan bagian dari reformasi tata kelola guru yang lebih sederhana, adil, dan berkelanjutan, guna memperkuat sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|