Legenda Tinju Dunia Berduel Lagi, Mayweather Vs Pacquiao Jilid II Resmi Digelar 19 September 2026

1 week ago 15

Petinju Manny Pacquiao.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duel legendaris di ring tinju dunia itu akhirnya resmi berulang lagi. Perusahaan streaming global Netflix mengumumkan laga ulang dua ikon tinju dunia, Floyd Mayweather Jr. kontra Manny Pacquiao, yang akan digelar 19 September 2026 di Sphere, Las Vegas.

Pertarungan ini langsung memantik nostalgia sekaligus rasa penasaran. Sebab, lebih dari satu dekade lalu keduanya pernah bentrok dalam laga yang disebut-sebut sebagai “pertarungan abad ini”.

Duel sebelumnya berlangsung pada 2 Mei 2015 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas. Mayweather menang lewat keputusan bulat (unanimous decision) setelah bertarung selama 12 ronde. Ketiga juri memberikan skor 118–110, 116–112, dan 116–112 semuanya untuk keunggulan Mayweather.

Berdasarkan data CompuBox, Mayweather mendaratkan 148 dari 435 pukulan (34%), sementara Pacquiao hanya mendaratkan 81 dari 429 pukulan (19%). Kini, panggung megah Las Vegas kembali jadi saksi jilid kedua rivalitas panas tersebut.

Mayweather, yang akan berusia 49 tahun, memastikan dirinya kembali naik ring profesional setelah sebelumnya lebih banyak tampil dalam laga ekshibisi, termasuk melawan Mike Tyson pada April lalu. Petinju Amerika Serikat itu masih memegang rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kalah, dengan 27 di antaranya berakhir dengan knockout.

Ia terakhir kali tampil dalam duel profesional saat menaklukkan bintang UFC Conor McGregor pada 2017 di T-Mobile Arena. Sejak itu, namanya tetap besar. Namun, publik terus bertanya akankah ia benar-benar kembali untuk laga serius?

Menjawab pertanyaan itu, Mayweather terdengar penuh percaya diri. Ia menegaskan pernah mengalahkan Pacquiao dan yakin hasilnya tak akan berbeda kali ini. Nada bicaranya jelas. Rekor tak terkalahkan itu tak akan ternoda.

Di sudut seberang, Pacquiao datang dengan misi berbeda. Legenda Filipina yang pernah menjadi juara dunia di delapan kelas ini membawa rekor 62 kemenangan (39 KO), delapan kekalahan, dan dua hasil imbang. Ia tak menampik bahwa duel pertama mereka pada 2015 menghasilkan pemasukan lebih dari 600 juta dolar AS, tetapi banyak yang menilai laga itu kurang menggigit.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|