Libur Sekolah Dongkrak Penumpang, Stasiun Tugu Hadirkan Arena Bermain

3 hours ago 3

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang, Stasiun Tugu Hadirkan Arena Bermain

Penumpang anak-anak tengah melakukan aktivitas mug painting di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta, Rabu (24/6/2026) pagi. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan penumpang selama masa libur sekolah mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menghadirkan berbagai kegiatan hiburan bagi anak-anak di stasiun. Di tengah peningkatan jumlah keberangkatan yang mencapai 35%-50% dibandingkan hari biasa, ruang tunggu Stasiun Tugu Yogyakarta disulap menjadi arena aktivitas kreatif untuk mengisi waktu penumpang cilik sebelum naik kereta.

Program bertajuk School Holiday tersebut menghadirkan kegiatan melukis cangkir (mug painting) hingga pertunjukan sulap keliling yang menyasar anak-anak dan keluarga yang sedang menunggu jadwal keberangkatan. Kegiatan ini berlangsung selama periode libur sekolah yang dimulai sejak 20 Juni hingga awal Juli 2026.

Suasana ruang tunggu Stasiun Tugu pada Rabu (24/6/2026) tampak lebih ramai dari biasanya. Selain dipenuhi calon penumpang, area tersebut juga dipadati anak-anak yang antusias mengikuti aktivitas kreatif. Mereka diberi kesempatan melukis cangkir sesuai imajinasi masing-masing dan membawa hasil karya tersebut sebagai kenang-kenangan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan selama musim liburan.

“Kami mengadakan kegiatan School Holiday untuk menyambut libur sekolah dengan berbagai acara menarik di stasiun, khususnya di Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan,” ujar Feni.

Menurutnya, selain aktivitas melukis cangkir, pihaknya juga menghadirkan pesulap yang berkeliling di area ruang tunggu untuk menghibur anak-anak. Interaksi langsung dengan pesulap diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih menyenangkan bagi keluarga yang menunggu keberangkatan kereta.

KAI Daop 6 menyediakan sekitar 30 hingga 50 cangkir setiap hari untuk digunakan dalam kegiatan melukis. Program ini diperuntukkan bagi penumpang anak yang memiliki tiket perjalanan kereta api jarak jauh.

“Ini kita hadirkan agar mereka tidak bosan saat menunggu keberangkatan kereta dan memiliki pengalaman yang seru saat liburan sekolah,” kata Feni.

Program serupa tidak hanya berlangsung di Stasiun Tugu Yogyakarta. KAI Daop 6 juga menjadwalkan kegiatan School Holiday berikutnya di Stasiun Lempuyangan pada 29 Juni 2026.

Salah seorang penumpang asal Jakarta, Rati, mengaku senang dengan adanya aktivitas tersebut. Menurutnya, kegiatan kreatif seperti melukis cangkir membantu anak-anak mengisi waktu selama menunggu keberangkatan kereta.

“Alhamdulillah, jadi sambil menunggu kereta berangkat, anak-anak punya aktivitas. Kebetulan mereka suka gambar, jadi happy banget ada acara ini,” ujarnya.

Ia mengatakan petugas menawarkan kesempatan mengikuti kegiatan tersebut karena waktu tunggu keberangkatannya masih cukup panjang. Kesempatan itu dimanfaatkan anak-anaknya untuk berkegiatan sebelum perjalanan pulang menuju Jakarta.

Di sisi lain, masa libur sekolah juga berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api. KAI Daop 6 mencatat rata-rata keberangkatan penumpang yang sebelumnya sekitar 15.000 orang per hari kini meningkat menjadi 18.000 hingga 20.000 penumpang.

Bahkan pada puncak awal masa liburan, Senin (22/6/2026), jumlah keberangkatan tercatat mencapai sekitar 29.000 penumpang dalam sehari.

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI Daop 6 menambah empat perjalanan kereta api tambahan. Tiga perjalanan tambahan diberangkatkan dari Stasiun Tugu Yogyakarta, sedangkan satu perjalanan lainnya berasal dari Stasiun Solo Balapan. Penambahan layanan tersebut akan dioperasikan hingga akhir Juli 2026.

Adapun tujuan yang paling banyak diminati penumpang selama periode libur sekolah masih didominasi rute menuju Pasar Senen, Gambir, dan Surabaya Gubeng. Sementara itu, arus kedatangan penumpang juga mengalami kenaikan sekitar 25%-35%, meski jumlah keberangkatan masih lebih tinggi dibandingkan kedatangan.

Melalui kombinasi layanan transportasi dan hiburan keluarga, KAI berharap pengalaman perjalanan selama libur sekolah menjadi lebih nyaman sekaligus berkesan bagi para penumpang, khususnya anak-anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|