Liverpool Pecat Arne Slot usai Musim Tanpa Gelar, Iraola Mencuat

2 hours ago 2

Liverpool Pecat Arne Slot usai Musim Tanpa Gelar, Iraola Mencuat

Pelatih Liverpool, Arne Slot./liverpool.com

Harianjogja.com, LIVERPOOL—Liverpool resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Arne Slot setelah menjalani musim 2025/2026 tanpa satu pun trofi. Keputusan tersebut diambil manajemen klub menyusul penurunan performa tim yang berujung pada hasil mengecewakan di berbagai kompetisi.

Pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG), menilai target yang dibebankan kepada tim tidak tercapai meskipun Liverpool telah menginvestasikan dana besar untuk mendatangkan sejumlah pemain bintang pada bursa transfer. Hasil evaluasi itu kemudian berujung pada keputusan mengakhiri masa kerja pelatih asal Belanda tersebut.

Liverpool mengumumkan keputusan itu melalui akun media sosial resmi klub pada Sabtu.

"Liverpool FC mengonfirmasi bahwa Arne Slot akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala (head coach) dengan segera dan proses penunjukan penggantinya sedang berlangsung. Dia pergi dengan satu gelar Liga Inggris (musim 2024/2025) atas namanya serta diiringi rasa terima kasih dan apresiasi kami yang sebesar-besarnya," tulis Liverpool.

Hanya Bertahan Dua Musim di Anfield

Dengan keputusan tersebut, Arne Slot menutup perjalanannya di Anfield setelah dua musim menangani Liverpool. Ia mulai menukangi The Reds pada musim panas 2024 sebagai suksesor Juergen Klopp.

Pada musim pertamanya, Slot sukses mencuri perhatian setelah mengantarkan Liverpool meraih gelar Liga Inggris 2024/2025. Prestasi itu membuat ekspektasi terhadap dirinya meningkat tajam memasuki musim berikutnya.

Namun, performa Liverpool justru mengalami kemunduran sepanjang musim 2025/2026. Tim gagal menunjukkan konsistensi dan kesulitan bersaing di berbagai ajang.

Finis Kelima di Liga Inggris

Liverpool mengakhiri musim Liga Inggris 2025/2026 di posisi kelima klasemen dengan raihan 60 poin, yang menjadi catatan terendah klub dalam satu dekade terakhir.

Sepanjang musim, Cody Gakpo dan rekan-rekannya menelan total 19 kekalahan di seluruh kompetisi. Dari jumlah tersebut, 12 kekalahan terjadi di ajang Liga Inggris.

Selain gagal bersaing dalam perebutan gelar liga, Liverpool juga tidak mampu melangkah jauh di Liga Champions, Piala Liga Inggris, maupun Piala FA.

Belanja Besar Tak Berbuah Prestasi

Kegagalan Liverpool musim ini dinilai semakin mengecewakan karena klub telah melakukan investasi besar pada awal musim 2025/2026 dengan mendatangkan sejumlah pemain berprofil tinggi.

Beberapa nama yang direkrut antara lain Florian Wirtz, Alexander Isak, Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike, dan Milos Kerkez.

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim di level domestik maupun Eropa. Namun, hasil di lapangan tidak sesuai dengan harapan manajemen.

Liverpool Mulai Cari Pelatih Baru

Seiring berakhirnya kerja sama dengan Arne Slot, Liverpool kini mulai bergerak mencari sosok yang akan memimpin tim menghadapi musim baru. Proses pencarian pelatih berlangsung bersamaan dengan aktivitas klub di bursa transfer musim panas.

Sejumlah media Inggris melaporkan bahwa Andoni Iraola menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi kursi pelatih di klub yang bermarkas di Merseyside tersebut.

Selain Iraola, manajemen Liverpool dikabarkan terus memantau sejumlah nama lain sebelum menentukan figur yang akan dipercaya memimpin proyek baru klub pada musim mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|