MBG Hadirkan Pekerjaan dengan Pendapatan Layak untuk Warga Lokal

4 hours ago 1

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarwangunan 1 Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hadirnya Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya bermanfaat bagi siswa sekolah, tetapi juga memberikan pekerjaan yang layak bagi masyarakat.

Adha Sidik Hidayat, juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarwangunan 1 Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon mengakui program ini mampu menyerap tenaga kerja dengan pendapatan layak.

"Jadi dilihat dari relawan sendiri yang asalnya menganggur sudah pasti mendapat pekerjaan yang layak. Ada beberapa relawan kami sebagai orang tua tunggal (single parent) dengan keberadaan MBG ini sangat membantu untuk menafkahi anaknya," kata Adha.

Sebagai relawan SPPG, Ia sendiri mengaku menerima pendapatan di atas UMR Kabupaten Cirebon setiap bulannya.

"Patokan dari BGN untuk relawan itu Rp 100-200 ribu/hari. Untuk chef rata-rata Rp 200 ribu per hari. Tinggal dikalikan jumlah hari kerja. Ini cukup layak karena UMK di Cirebon hampir Rp 3 juta, jadi sudah melebihi UMK Cirebon," kata Chef yang sudah bekerja sejak Juni 2025 ini.

Sebagaimana diketahui, setiap SPPG memiliki 47 relawan, terdiri dari divisi persiapan, divisi masak, divisi pemorsian, cuci ompreng, driver, OB dan security. Lalu ditambah 3 orang dari SPPG, yaitu Kepala SPPG, Ahli Gizi dan Akuntan.

Menurut Adha, keseluruhan pekerja itu berasal dari warga lokal. Hal itu karena BGN mewajibkan rekrutmen pekerja harus dari warga sekitar.

"Memang diwajibkan oleh BGN bahwa yang bekerja di SPPG tersebut wajib warlok (warga lokal)," terangnya.

Menurutnya, program MBG ini manfaatnya luas sekali, mulai dari penerima manfaat khususnya siswa yang kurang mampu. Kemudian juga menghidupkan UMKM di sekitar SPPG.

"UMKM di sekitar juga tumbuh berkembang. Jangankan supplier yang berhubungan langsung dengan pengadaan bahan baku di dapur, warung sekitar pun juga berkembang karena relawan itu setiap hari membeli kopi, makanan atau sebagainya di sekitarnya," pungkasnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|