Menhan Pakistan: Israel adalah Penjahat dan Kutukan Bagi Kemanusiaan

5 hours ago 2

Orang-orang berkumpul di lokasi serangan udara Israel di lingkungan Corniche el-Mazraa di Beirut, Lebanon 08 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif pada Kamis (9/4/2026) malam menyebut Israel sebagai "kutukan bagi kemanusiaan" karena genosida yang mereka lakukan terus berlanjut. Pernyataan Asif itu menyusul serangan brutal Israel terhadap Lebanon pada hari pengumuman gencatan senjata perang Iran, Rabu (8/4/2026).

"Israel adalah penjahat dan merupakan kutukan bagi kemanusiaan. Ketika perundingan perdamaian berlangsung di Islamabad, genosida masih berlanjut di Lebanon," kata Asif melalui platform X.

Rakyat sipil tak berdosa terus dibunuh oleh Israel di Gaza, kemudian Iran, dan kini Lebanon, kata dia. "Pertumpahan darah tak kunjung berhenti," ucap Menhan Pakistan itu.

Asif juga mengutuk siapapun yang menciptakan Israel di tanah Palestina, menyebut mereka akan "terbakar di neraka". Pernyataan tersebut disampaikan Asif menyusul meningkatnya intensitas serangan Zionis Israel di Lebanon meski dengan berjalannya upaya diplomatik seusai tercapainya gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang tercapai dengan Pakistan sebagai penengah.

Sementara Islamabad dan Teheran memandang gencatan senjata yang disepakati juga mencakup Lebanon, Washington dan Tel Aviv menepis hal tersebut. Pasukan Zionis Israel meningkatkan serangan mereka ke Lebanon sejak Rabu (8/4/2026), sehingga menyebabkan sekurangnya 303 orang tewas dan 1.150 lainnya terluka, menurut otoritas pertahanan sipil Lebanon.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga menyebut meningkatnya serangan Israel ke Lebanon sejak 2 Maret telah menyebabkan 1.888 warga tewas dan 6.092 lainnya cedera.

sumber : Antara, Anadolu,

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|