Jumali Kamis, 25 Juni 2026 10:57 WIB

Foto ilustrasi Motogp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—MotoGP memasuki fase baru setelah seluruh 11 tim yang saat ini berlaga di kelas premier resmi menandatangani perjanjian komersial baru yang berlaku untuk periode 2027 hingga 2031. Kesepakatan tersebut memberikan kepastian jangka panjang bagi kejuaraan sekaligus menjadi fondasi menjelang penerapan regulasi mesin 850cc mulai musim 2027.
Pengumuman ini menjadi salah satu perkembangan terpenting dalam beberapa tahun terakhir bagi MotoGP. Setelah sebelumnya lima pabrikan utama, yakni Ducati, Aprilia, KTM, Honda, dan Yamaha, lebih dulu mengamankan komitmen mereka melalui kesepakatan komersial baru, kini seluruh tim peserta resmi mengikuti langkah serupa.
Dilansir dari Crash, Kamis (25/6/2026), kesepakatan tersebut mengakhiri proses negosiasi yang berlangsung cukup panjang. Selama beberapa bulan terakhir, ketidakpastian terkait kontrak tim disebut turut memengaruhi dinamika pasar pebalap. Situasi mulai berubah setelah Ducati mengumumkan perpanjangan kontrak Marc Marquez, yang menjadi salah satu sinyal awal dimulainya persiapan menuju era MotoGP 2027.
Sebanyak 11 tim yang telah menandatangani perjanjian baru tersebut meliputi:
- Aprilia Racing
- BK8 Gresini Racing MotoGP
- Ducati Lenovo Team
- Honda HRC Castrol
- LCR Honda
- Monster Energy Yamaha MotoGP
- Pertamina Enduro VR46 Racing Team
- Prima Pramac Yamaha MotoGP
- Red Bull KTM Factory Racing
- Red Bull KTM Tech3
- Superfile Trackhouse MotoGP Team
CEO MotoGP Group, Carmelo Ezpeleta, menyebut kesepakatan ini sebagai tonggak penting bagi masa depan kejuaraan dunia balap motor tersebut.
"Penandatanganan perjanjian ini dengan tim-tim menandai momen penting bagi MotoGP, menetapkan kerangka kerja yang akan memandu kejuaraan setidaknya hingga tahun 2031," ujar Ezpeleta.
Menurut dia, kepastian jangka panjang akan membantu seluruh pemangku kepentingan untuk fokus pada pengembangan olahraga, peningkatan keselamatan, serta perluasan basis penggemar di berbagai negara.
Hal senada disampaikan Presiden IRTA sekaligus bos tim LCR Honda, Lucio Cecchinello. Ia menilai perjanjian baru tersebut memberikan kepastian yang dibutuhkan tim untuk menyusun program jangka panjang.
"Kesepakatan ini merupakan langkah maju yang sangat penting, memberikan semua tim stabilitas, kepercayaan diri, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk terus berinvestasi dalam Kejuaraan melalui proyek olahraga jangka panjang dan berkualitas tinggi," katanya.
Selain memberikan kepastian komersial, kontrak baru ini juga menjadi landasan menuju perubahan teknis terbesar MotoGP dalam lebih dari satu dekade.
Mulai musim 2027, kapasitas mesin motor akan dipangkas dari 1.000cc menjadi 850cc. Regulasi baru tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, serta menciptakan persaingan yang lebih seimbang di lintasan.
Persiapan menuju era baru itu bahkan telah dimulai. Sejumlah pabrikan telah menjalani pengujian awal motor prototipe 850cc yang dipadukan dengan ban baru dari Pirelli di Sirkuit Brno, Republik Ceko.
Dengan kepastian keikutsertaan seluruh tim hingga 2031, MotoGP kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi transisi besar tersebut. Fokus seluruh peserta pun beralih pada pengembangan motor generasi baru dan persiapan menghadapi perubahan regulasi yang diyakini akan mengubah wajah persaingan di kelas premier.
Bagi penggemar balap motor, kesepakatan ini menjadi kabar baik karena memastikan keberlangsungan kompetisi dengan struktur yang lebih stabil. MotoGP berharap era 850cc dapat menghadirkan balapan yang semakin kompetitif, aman, dan menarik untuk disaksikan oleh jutaan penggemar di seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































